LABURA Nasionaldetik.com
– Puluhan warga Suka Rame Baru, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), menggelar aksi bentang spanduk dan foto Presiden Prabowo Subianto. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas Kepala Negara terkait Swasembada Pangan guna pemulihan ekonomi masyarakat bawah.
Untuk mewujudkan program tersebut, masyarakat kini melirik potensi lahan telantar yang diduga kuat tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) selama puluhan tahun. Lahan yang dikenal warga sebagai area Surya Sakti itu disinyalir telah habis masa izin HGU-nya sejak tahun 1978 silam—hampir setengah abad yang lalu.
Masyarakat menilai, pembiaran lahan tanpa izin resmi ini sangat merugikan negara dan menutup peluang kesejahteraan bagi warga lokal.
Melalui aksi ini, masyarakat Suka Rame Baru menaruh harapan besar agar Presiden Prabowo Subianto mendengar jeritan hati mereka di daerah. Warga meminta pemerintah pusat turun tangan memberikan akses legal agar lahan eks-HGU tersebut dapat dikelola dan ditanami oleh masyarakat demi menopang ketahanan pangan nasional.
”Kami mendukung penuh visi Swasembada Pangan Bapak Presiden Prabowo. Namun di sisi lain, kami melihat ada ketimpangan di depan mata. Lahan Surya Sakti ini HGU-nya diduga sudah mati hampir 50 tahun, tapi masyarakat tidak bisa memanfaatkannya secara maksimal,” ujar salah seorang perwakilan warga di lokasi.
Warga mendesak agar Presiden Prabowo menindak tegas kealangan (kebebalan/pelanggaran) pihak perusahaan yang diduga masih menguasai lahan tersebut tanpa alas hak yang sah. Mereka berharap lahan telantar itu dialihkan menjadi peruntukan perhutanan sosial atau reforma agraria yang dikelola langsung oleh rakyat.
Sampai berita ini diturunkan, masyarakat menyatakan akan terus mengawal aspirasi ini hingga mendapat respons dari pihak-pihak terkait, khususnya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta Istana Kepresidenan.
(S.rijal.Naibaho).





































