Ironi Jembatan Sei Juragan: Alibi ‘Pengawas’ Anggota Dewan di Tengah Proyek Retak dan Tudingan KKN

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 04:00 WIB

50299 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA –Nasionaldetik.com.

Proyek pembangunan Jembatan Sei Juragan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) kini berada di titik nadir. Infrastruktur yang diharapkan menjadi urat nadi transportasi masyarakat justru berubah menjadi simbol kegagalan konstruksi setelah ditemukan berbagai kerusakan fisik berupa retakan signifikan, meski bangunan tersebut tergolong baru ( Labura 10 Maret 2026 ).

Kondisi ini memicu polemik panjang, terutama setelah nama seorang oknum Anggota DPRD Labura dari Fraksi Golkar berinisial P terseret dalam pusaran proyek tersebut. P dituding memiliki peran lebih dari sekadar wakil rakyat dalam pengerjaan jembatan, sebuah dugaan yang kemudian dibantahnya dengan dalih hanya menjalankan fungsi pengawasan.

​”Saya di situ hanya pengawas. Saya juga tidak tahu kenapa saya yang ‘diburu’ dan dikejar-kejar terkait masalah ini. Saya tidak ada sangkut paut secara langsung dalam struktur pengerjaannya,” ujar P saat memberikan klarifikasi kepada awak media, Kamis (05/03/2026).

Namun, pernyataan P justru memicu skeptisisme publik. Alibi sebagai “pengawas” dinilai janggal karena secara regulasi, pengawasan teknis proyek pemerintah berada di bawah wewenang dinas terkait dan konsultan pengawas, bukan anggota legislatif secara personal di lapangan. Terlebih, P mengakui bahwa personel kemanaan nya ikut bekerja di lokasi proyek, yang semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan kepentingan pribadi di balik layar.

Terkait penggunaan material, isu penggunaan Pitrun (pasir batu) sebagai timbunan yang tidak sesuai spesifikasi teknis turut menjadi sorotan. P mengaku akan melakukan kroscek kepada pihak pengusaha, seraya menyebut bahwa pihak kontraktor telah berjanji untuk memperbaiki bagian yang retak.

Sikap yang terkesan “cuci tangan” ini memancing reaksi keras dari elemen masyarakat. Pada Rabu (04/03/2026), Aliansi Mahasiswa dan Pemuda (ALAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD dan Kantor Bupati Labura. Mereka menuntut transparansi dan pertanggungjawaban atas apa yang mereka sebut sebagai “raport merah” pembangunan infrastruktur di Labuhanbatu Utara.

Hingga saat ini, pihak rekanan atau pengusaha pelaksana proyek masih memilih bungkam, menambah daftar panjang misteri di balik Jembatan Sei Juragan. Kini, publik mendesak Inspektorat Labura dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif sebelum kerusakan jembatan tersebut memakan korban jiwa atau menimbulkan kerugian negara yang lebih besar.

Sahrijal.Naibaho.

Berita Terkait

Dukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Warga Suka Rame Minta Akses Lahan Eks-HGU Surya Sakti
Membongkar Borok Proyek Jembatan Sei Juragan: Oknum Dewan Terlibat Teknis Pengawasan Lapangan
Misteri “Simsalabim” Dapur SPPG Tanjung Pasir: Hanya Tutup 2 Hari Kembali Beroperasi, Limbah Hantui Warga
PTPN Labuhan Haji Disorot: Potret Kemiskinan Ekstrem di Lingkaran BUMN dan Dugaan Maladministrasi Dana Desa
Inspektorat Labura Didesak Audit Ulang Desa Halimbe: Proyek Digitalisasi Mangkrak di Rumah Sekdes, Diduga Ada “Main Mata”
Sesuai Regulasi, Pimpinan Socfindo Halimbe Tegaskan Pemenuhan CSR dan Hak Karyawan
Dusun Kongsi Enam Terpungut Narkoba: Sosok “Papi” Diduga Kendalikan Peredaran Sabu di Balik Rumah Makan
Sengkarut Kabel WiFi Ilegal di Tiang PLN Labura: Warga Desak Penertiban Massal

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:01 WIB

HOAKS BASI DIMAINKAN LAGI! Akun @medanheadline.news Dituding Sebar Fitnah Keji Sudutkan Rutan Kelas I Medan

Senin, 14 September 2026 - 04:12 WIB

Sengketa Waris Tanah Asahan, Kuasa Hukum Minta Warkah SHM Nomor 24/Aek Loba Dibuka di PN Kisaran ‎

Minggu, 13 September 2026 - 02:08 WIB

Perkuat Sinergi Kemitraan Strategis, PTPN IV PalmCo Berikan Apresiasi melalui PSR Awards 2026

Minggu, 13 September 2026 - 00:37 WIB

Kajian Akhir Zaman di Masjid Al Muhtadin, Ustaz Lukman Hakim Ajak Jemaah Perkuat Iman

Sabtu, 12 September 2026 - 18:28 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Kabanjahe Panen Raya Buncis Hasil Tanaman Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE)

Sabtu, 12 September 2026 - 14:26 WIB

PC GM FKPPI 0201 Kota Medan Resmi Serahkan SK Rayon Medan Denai, Tegaskan Komitmen Menjaga Soliditas Organisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 04:24 WIB

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat

Kamis, 10 September 2026 - 08:43 WIB

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Berita Terbaru