Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

NASIONAL DETIK NET

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:35 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR — Jagat media sosial di Kabupaten Ogan Ilir digemparkan oleh unggahan yang beredar luas di grup Facebook Berita Viral Ogan Ilir. Unggahan tersebut memuat dugaan perbuatan asusila yang disebut melibatkan seorang oknum perangkat desa yang menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Talang Seleman, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam unggahan tersebut, disertakan foto seorang pria disertai narasi yang menuding oknum Sekdes Desa Talang Seleman diduga melakukan perbuatan asusila terhadap seorang perempuan yang disebut berstatus yatim piatu.

Unggahan itu juga menyinggung adanya dugaan pemberian “uang perdamaian” senilai Rp6 juta kepada pihak korban, yang diklaim terjadi akibat intimidasi serta adanya perlindungan dari oknum pejabat setempat.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, korban saat ini diduga telah berusia cukup umur. Namun demikian, publik menyoroti adanya dugaan bahwa hubungan antara korban dan terduga pelaku telah berlangsung sejak korban masih berada di bawah umur.

Dugaan inilah yang kemudian memicu kemarahan publik, meskipun peristiwa tersebut baru mencuat ke ruang publik setelah korban dinyatakan dewasa.

Tak hanya itu, unggahan di media sosial tersebut juga menuding adanya pembiaran dari Kepala Desa hingga aparat kecamatan. Namun hingga berita ini diterbitkan, seluruh tudingan tersebut masih sebatas klaim sepihak di media sosial dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Saat mendatangi kediaman Kepala Desa Talang Seleman, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Melalui istri Kepala Desa, tim media mendapat keterangan bahwa Kepala Desa sedang keluar rumah dan tidak membawa telepon genggam, serta belum dapat dipastikan kapan akan kembali.

Sebelumnya, tim media juga telah berkoordinasi dengan Camat Payaraman untuk menyampaikan maksud konfirmasi. Camat Payaraman sempat mengarahkan agar tim media menghubungi Bendahara Desa Talang Seleman bernama Somad. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp kepada yang bersangkutan tidak mendapatkan respons.
Tim media kemudian mencoba mendatangi kediaman korban yang berinisial (D).

Namun rumah korban dalam keadaan kosong. Berdasarkan keterangan warga sekitar, rumah tersebut telah tidak ditempati sekitar satu minggu terakhir. Warga menyebut korban diduga berada di Palembang dan sudah lama tidak terlihat di lingkungan Desa Talang Seleman.

Berdasarkan kondisi tersebut, tim media menduga korban memilih meninggalkan desa untuk sementara waktu, diduga karena faktor trauma psikologis, rasa malu, atau demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Namun dugaan ini masih memerlukan klarifikasi langsung dari pihak korban maupun pendamping hukumnya.

Yang menjadi sorotan publik, dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya telah dimuat klarifikasi dari pihak Kepala Desa, Sekdes, hingga Camat Payaraman. Namun dalam pemberitaan tersebut tidak ditemukan pernyataan langsung dari pihak korban. Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, karena informasi yang beredar dinilai cenderung menampilkan pembenaran sepihak, termasuk klaim bahwa persoalan telah selesai secara damai.

Publik pun mempertanyakan kejelasan status hukum kasus tersebut, mengingat dugaan peristiwa yang mencuat berkaitan dengan perempuan muda yang disebut berstatus yatim piatu dan diduga melibatkan relasi yang dimulai sejak usia rentan. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum agar segera turun tangan melakukan penyelidikan secara
profesional, transparan, dan berkeadilan.

Redaksi menegaskan bahwa setiap orang berhak atas asas praduga tak bersalah. Namun demikian, demi mencegah berkembangnya informasi liar serta untuk menjamin perlindungan terhadap pihak yang diduga menjadi korban, aparat penegak hukum diharapkan segera memberikan kejelasan hukum atas kasus yang kini menjadi sorotan publik tersebut.

Media ini akan terus memantau perkembangan dan menyajikan informasi lanjutan setelah diperoleh keterangan resmi dari aparat berwenang maupun dari pihak korban.

Tim

Berita Terkait

Organda Bakauheni Nyatakan Dukungan Penuh Sterilisasi di Pelabuhan Bakauheni 
LSM TRINUSA Layangkan Somasi Kedua ke Bank Lampung, Desak Audit Forensik dan Siapkan Aksi Massa
Direktur RS Siti Aisyah Tidak Tegas Menyikapi Permasalahan Bawahannya
Dukung Upaya KPK, DPD MAUNG Lampung Gerakkan Jajaran Pantau Pengelolaan Anggaran dan Aset Daerah
Penuh Haru dan Kebanggaan, TK IT Al Mumtaza Kalianda Lepas Murid Angkatan VIII
Pemkab Gowa Hormati Proses Gugatan Hak Angket di Pengadilan
Target Swasembada: Polri & BUMDes Desa Kita Baru Tanam 30 Ribu Jagung Pipil Betras Metode Tumpang Sari
Jembatan Garuda Sambungkan Harapan, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Desa Kates

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:05 WIB

DPRD Gowa Hilang Tanpa Jejak di Sidang Pertama, Dalih Tidak Terima Undangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Komsos dengan Buruh Tani di Ladang Amos Sinaga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:28 WIB

Ngopi Bareng Babinsa di Kedai Desa, Warga Lae Langge Curhat Soal Keamanan Lingkungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WIB

Lewat Komsos di Kedai Warga, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Bahas Ancaman Kenakalan Remaja

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:49 WIB

Jumat Berkah PLN UP3 Serpong: Menyalakan Harapan, Menebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim di Kampung Babakan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:17 WIB

PRIMA SUARA KECAM KERAS INTIMIDASI WARTAWAN: TIM REDAKSI PRIMA DESAK APH TANGKAP OKNUM KADES PREMAN DI MALANG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:52 WIB

MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya resmi di buka Walikota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:43 WIB

KECAM KERAS INTIMIDASI WARTAWAN: DPD AWI JATIM DESAK APH TANGKAP OKNUM KADES PREMAN DI MALANG ATAU DIHADAPI AKSI MASSA!

Berita Terbaru