LSM TRINUSA Layangkan Somasi Kedua ke Bank Lampung, Desak Audit Forensik dan Siapkan Aksi Massa

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:02 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional detik.Net,Bandar Lampung – LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPD Provinsi Lampung kembali meningkatkan tekanan terhadap PT Bank Pembangunan Daerah Lampung dengan melayangkan *Somasi Kedua* kepada Direksi dan Dewan Komisaris bank milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut.

Langkah ini diambil setelah surat permintaan klarifikasi dan desakan audit investigatif yang sebelumnya dilayangkan pada 19 Mei 2026 disebut tidak memperoleh tanggapan resmi, substantif, maupun terbuka dari pihak manajemen.

Dalam surat bernomor *112/DPD-TRINUSA/LPG/SOM-II/VI/2026* tertanggal 12 Juni 2026, TRINUSA menyatakan telah memberikan kesempatan selama tujuh hari kerja kepada Bank Lampung untuk memberikan penjelasan atas sejumlah temuan yang bersumber dari telaah terhadap *Laporan Keuangan Audited Tahun Buku 2024*.

Sekretaris DPD TRINUSA Lampung, **Faqih Fakhrozi, S.Pd.I**, menegaskan bahwa sikap tidak responsif terhadap permintaan klarifikasi publik berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan daerah.

> “Bank Lampung merupakan BUMD strategis yang mengelola dana masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Karena itu, setiap indikator keuangan yang menimbulkan pertanyaan harus dijelaskan secara terbuka agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

TRINUSA mengungkapkan sedikitnya terdapat tujuh indikator yang dinilai memerlukan penjelasan lebih lanjut dari manajemen Bank Lampung.

Salah satunya adalah **penurunan laba bersih** dari sekitar **Rp175,27 miliar pada tahun 2023 menjadi Rp103,15 miliar pada tahun 2024**, atau turun sekitar **41,15 persen**. Penurunan tersebut terjadi di tengah pertumbuhan penyaluran kredit, sehingga menurut TRINUSA perlu dijelaskan faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan.

Selain itu, TRINUSA juga menyoroti **kenaikan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)** dari sekitar **Rp60 miliar menjadi Rp144,68 miliar**, atau meningkat lebih dari **141 persen**. Kenaikan pencadangan tersebut, menurut organisasi masyarakat sipil itu, perlu diikuti dengan keterbukaan mengenai kualitas portofolio kredit yang mendasarinya.

Perhatian juga diarahkan pada meningkatnya total kredit berkualitas **Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet** yang disebut mencapai **Rp203,04 miliar per 31 Desember 2024**, dibandingkan sekitar **Rp157,87 miliar pada tahun sebelumnya**.

Tidak hanya itu, TRINUSA mencatat adanya **arus kas operasional negatif selama dua tahun berturut-turut**, penurunan dana deposito berjangka yang terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketergantungan terhadap pendanaan dari bank lain, serta kenaikan beban barang dan jasa maupun beban non-operasional yang dinilai perlu mendapatkan penjelasan lebih rinci.

TRINUSA menegaskan bahwa berbagai poin tersebut merupakan **indikasi yang membutuhkan klarifikasi**, bukan tuduhan adanya pelanggaran hukum.

Melalui Somasi Kedua, TRINUSA mendesak Bank Lampung untuk memberikan klarifikasi tertulis dan terbuka kepada publik, mempublikasikan informasi mengenai kualitas aset produktif dan langkah mitigasi risiko, serta melakukan audit internal secara menyeluruh terhadap kredit bermasalah, pengadaan barang dan jasa, serta transaksi pihak berelasi selama Tahun Buku 2024.

Selain itu, organisasi tersebut juga meminta dibentuknya **tim evaluasi independen** yang melibatkan unsur eksternal guna memastikan penerapan prinsip **Good Corporate Governance (GCG)** berjalan secara nyata.

Apabila dalam batas waktu yang diberikan tidak terdapat respons yang memadai, TRINUSA menyatakan akan menempuh berbagai langkah lanjutan, termasuk menyampaikan laporan kepada lembaga pengawas dan aparat penegak hukum sesuai kewenangan masing-masing.

Sebagai bentuk eskalasi tekanan publik, TRINUSA bersama sejumlah elemen masyarakat sipil juga mengumumkan rencana **aksi unjuk rasa damai** yang dijadwalkan berlangsung pada **Rabu, 23 Juni 2026**.

Aksi tersebut direncanakan melibatkan sekitar **300 peserta** dengan titik penyampaian aspirasi di **Kantor Pusat Bank Lampung, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Kantor Kejaksaan Tinggi Lampung, dan Kantor Gubernur Lampung**.

Dalam aksi tersebut, massa akan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya pelaksanaan **audit investigatif atau audit forensik independen**, transparansi kondisi kesehatan bank, evaluasi tata kelola perusahaan, audit terhadap pengadaan barang dan jasa serta transaksi afiliasi, hingga penegakan hukum apabila nantinya ditemukan bukti adanya penyimpangan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak yang berwenang.

TRINUSA menegaskan bahwa aksi yang akan digelar bersifat **damai, konstitusional, dan berada dalam koridor hukum yang berlaku**.

> “Kami tidak sedang menghakimi siapa pun. Apa yang kami lakukan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial untuk memastikan tata kelola BUMD berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kepercayaan publik adalah aset yang harus dijaga bersama,” kata Faqih.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PT Bank Pembangunan Daerah Lampung terkait Somasi Kedua yang dilayangkan oleh TRINUSA DPD Provinsi Lampung.

Berita Terkait

Direktur RS Siti Aisyah Tidak Tegas Menyikapi Permasalahan Bawahannya
Dukung Upaya KPK, DPD MAUNG Lampung Gerakkan Jajaran Pantau Pengelolaan Anggaran dan Aset Daerah
Penuh Haru dan Kebanggaan, TK IT Al Mumtaza Kalianda Lepas Murid Angkatan VIII
Pemkab Gowa Hormati Proses Gugatan Hak Angket di Pengadilan
Target Swasembada: Polri & BUMDes Desa Kita Baru Tanam 30 Ribu Jagung Pipil Betras Metode Tumpang Sari
Jembatan Garuda Sambungkan Harapan, Dongkrak Mobilitas dan Ekonomi Desa Kates
Babinsa Koramil 03/Pnh Dukung Ketahanan Pangan, Turun Langsung Bantu Petani Bajak Sawah
Silaturahmi dengan Kejari, Ketua PCNU Batanghari Tegaskan Pentingnya Sinergi Ulama dan Aparat

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:29 WIB

Korban Letupan Hidrolik di Ruang Mesin Kmp Aceh Hebat 2 Telah Tertangani, Pelayaran Ulee Lheue-Balohan Tetap Berjalan Normal

Senin, 1 Juni 2026 - 07:47 WIB

Bunda Illiza, Tunjukkan Mental Harimaumu untuk Penegakan Syariat Islam di Banda Aceh

Selasa, 19 Mei 2026 - 03:57 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Pencabutan Pergub JKA, Desak Evaluasi Pejabat Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:08 WIB

Suryadi Djamil Desak Gubernur Aceh Segera Jumpai Massa Aksi ARA Demi Aceh Metuah

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:26 WIB

Negeri Syuhada: Ketika Hukum Diinjak, Alam Menjadi Saksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:37 WIB

PT GLEH Resmi Diluncurkan, Komitmen Jaga Lingkungan dan Kelola Limbah Medis di Aceh

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:15 WIB

Putra Aceh Pemersatu! Kapolda Marzuki Rangkul Mualem, Sekda dan Ketua DPRA di Momen Haru Pelepasan Haji

Rabu, 29 April 2026 - 12:43 WIB

Yahdi Hasan Turun ke Kemenag, Desak Rehabilitasi Pesantren Rusak di Aceh Segera Dieksekusi

Berita Terbaru

NASIONAL

MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya resmi di buka Walikota

Sabtu, 13 Jun 2026 - 01:52 WIB