DAIRI, Nasionaldetik.com
– Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengetahui kondisi warga binaan secara langsung, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serka Jarlen Sinaga, melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (komsos) dengan para buruh tani di ladang milik Amos Sinaga, Desa Tualang, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan saat Serka Jarlen Sinaga melaksanakan patroli rutin di wilayah binaannya. Melihat sejumlah buruh tani sedang beristirahat di sebuah gubuk ladang setelah bekerja memanen jagung, Babinsa pun menyempatkan diri singgah dan berbincang santai dengan mereka. Suasana penuh keakraban terlihat dalam pertemuan tersebut, di mana Babinsa mendengarkan berbagai cerita dan kondisi yang dihadapi para pekerja tani.
Dalam kesempatan itu, Amos Sinaga selaku pemilik lahan mengungkapkan bahwa hasil panen jagung di lahan seluas satu hektare miliknya mengalami penurunan dibandingkan musim panen sebelumnya. Jika biasanya mampu menghasilkan sekitar enam hingga tujuh ton jagung, kali ini hasil panen hanya mencapai sekitar lima ton. Menurutnya, beberapa faktor seperti kondisi cuaca dan pertumbuhan tanaman menjadi penyebab berkurangnya produktivitas panen.
Menanggapi hal tersebut, Serka Jarlen Sinaga memberikan motivasi kepada para petani dan buruh tani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Ia juga mengajak warga untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian maupun pemerintah desa guna mencari solusi terhadap berbagai kendala yang memengaruhi hasil produksi pertanian. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat pedesaan.
Sementara itu, Danramil 04/Tigalingga, Kapten Inf. J. Sinaga, mengatakan bahwa komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk menjaga kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Babinsa dapat mengetahui perkembangan situasi di wilayah sekaligus menyerap aspirasi warga. “Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, sehingga setiap persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama,” ujarnya.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena





































