Ambulans untuk Pasien Kritis Diduga Dipatok Rp200 Ribu, Puskesmas Petir Didesak Dievaluasi

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:53 WIB

5050 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.net, – 20 Februari 2026 Dugaan permintaan biaya ambulans sebesar Rp200 ribu kepada keluarga pasien kritis kembali menyeret nama Puskesmas Petir ke pusaran sorotan publik. Peristiwa ini terjadi saat keluarga hendak merujuk pasien ke RSUD Banten untuk penanganan lanjutan.

Dedi, keluarga pasien, menuturkan bahwa adiknya, Ida Farida (47), telah lama menderita sakit. Pada Jumat (20/02/2026), kondisi Ida memburuk sehingga keluarga meminta rujukan dari Puskesmas Petir. Namun, saat membutuhkan ambulans untuk membawa pasien dalam kondisi darurat, pihak keluarga mengaku dimintai biaya Rp200 ribu oleh oknum petugas.

Karena tidak memiliki uang saat itu, keluarga terpaksa mencari alternatif lain. Dengan kondisi serba terbatas, pasien akhirnya dibawa menggunakan ojek online menuju rumah sakit. Keputusan tersebut diambil demi menyelamatkan nyawa, meski dinilai berisiko tinggi bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis cepat dan aman.Ucap Dedi.

Kasus ini memantik reaksi keras dari Ketua Forum Aktivis Petir, Oman Sumantri. Ia menilai, jika dugaan tersebut benar, tindakan itu mencederai prinsip pelayanan kesehatan publik dan tidak sejalan dengan semangat pelayanan kemanusiaan.

“Jika terbukti ada pungutan, itu tidak bisa ditoleransi. Harus ada tindakan tegas. Bahkan pimpinan puskesmas perlu dievaluasi menyeluruh. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” tegas Oman.

Lebih lanjut menurut Oman , fasilitas kesehatan pemerintah seharusnya hadir sebagai garda terdepan pelayanan tanpa membebani masyarakat, terlebih dalam situasi darurat. Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Serang segera turun tangan melakukan audit dan klarifikasi terbuka agar polemik tidak berkembang liar di tengah masyarakat.Tandasnya.

Sementara itu, Agus Kusumah dari Puskesmas Petir saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya tengah melakukan penelusuran internal. Ia tidak menampik adanya laporan tersebut, namun menyebut kemungkinan terjadi miskomunikasi antara petugas dan keluarga pasien.

“Kami sedang menelusuri dan mengonfirmasi kepada petugas ambulans. Dikhawatirkan ada kesalahpahaman,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Serang terkait dugaan pungutan tersebut. Publik kini menunggu kejelasan dan langkah konkret agar pelayanan kesehatan benar-benar berpihak kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi darurat.

Reporter: Suprani IWO-I Kabser

Berita Terkait

Jumat Berkah PLN UP3 Serpong: Menyalakan Harapan, Menebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim di Kampung Babakan
PRIMA SUARA KECAM KERAS INTIMIDASI WARTAWAN: TIM REDAKSI PRIMA DESAK APH TANGKAP OKNUM KADES PREMAN DI MALANG
MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya resmi di buka Walikota
KECAM KERAS INTIMIDASI WARTAWAN: DPD AWI JATIM DESAK APH TANGKAP OKNUM KADES PREMAN DI MALANG ATAU DIHADAPI AKSI MASSA!
Kepala UPTD PPA Merangin Zurmahety Sulit Dikonfirmasi Kasus Pencabulan Anak, Berbulan-bulan Janji “Nanti Dihubungi”
Danrem 083/Bdj Dampingi KSP RI Tinjau Program Strategis Nasional di Malang, Perkuat Sinergi Pembangunan untuk Masyarakat
Kasdim Jimmy Barus Pimpin Tradisi Pindah Satuan Delapan Personel Kodim 0206/Dairi
Sentuh Langsung Warga Rentan, Babinsa Koptu Herman Dampingi Penyaluran BLT-DD di Desa Soban

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:49 WIB

Jumat Berkah PLN UP3 Serpong: Menyalakan Harapan, Menebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim di Kampung Babakan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:17 WIB

PRIMA SUARA KECAM KERAS INTIMIDASI WARTAWAN: TIM REDAKSI PRIMA DESAK APH TANGKAP OKNUM KADES PREMAN DI MALANG

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:52 WIB

MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya resmi di buka Walikota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:15 WIB

Kepala UPTD PPA Merangin Zurmahety Sulit Dikonfirmasi Kasus Pencabulan Anak, Berbulan-bulan Janji “Nanti Dihubungi”

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:22 WIB

Danrem 083/Bdj Dampingi KSP RI Tinjau Program Strategis Nasional di Malang, Perkuat Sinergi Pembangunan untuk Masyarakat

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:16 WIB

Kasdim Jimmy Barus Pimpin Tradisi Pindah Satuan Delapan Personel Kodim 0206/Dairi

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Sentuh Langsung Warga Rentan, Babinsa Koptu Herman Dampingi Penyaluran BLT-DD di Desa Soban

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB

Sinergi TNI dan Pemerintah Desa, BLT-DD Tahap I Disalurkan kepada Warga Palding Jaya Sumbul

Berita Terbaru

NASIONAL

MTQH ke-XVI Kota Tasikmalaya resmi di buka Walikota

Sabtu, 13 Jun 2026 - 01:52 WIB