Nasionaldetik.net – 19 Februari 2026 Relawan Rambo Nusantara (Rakyat Membela Prabowo) secara resmi menyatakan sikap melawan segala bentuk praktik korupsi yang menyengsarakan petani. Ketua Umum Rambo Nusantara, Ali Sopyan, menegaskan bahwa pihaknya telah mengendus skandal besar terkait hilangnya pupuk subsidi periode 2024 yang hingga kini penanganannya dianggap jalan di tempat.
Ali Sopyan beserta gerbong Relawan Rambo Nusantara menuding adanya oknum-oknum di balik distribusi Pupuk Sriwijaya Palembang yang bermain dengan anggaran negara. Kritik pedas ini juga ditujukan langsung kepada KPK RI yang dianggap gagal menunjukkan taringnya.
Dugaan korupsi skala besar dalam penyaluran pupuk periode 2024. Kasus ini bukan sekadar hilangnya barang, melainkan adanya indikasi kerugian negara yang sangat fantastis yang berdampak pada kelangkaan pupuk di tangan petani.
Kasus ini berpusat pada alur distribusi dari Palembang (Pupuk Sriwijaya) yang seharusnya menyuplai kebutuhan nasional, namun laporannya “menguap” di meja penyidikan KPK RI.
Terdeteksi sejak periode anggaran 2024 dan hingga per tanggal 14 Februari 2025, kasus ini dianggap “ditelan bumi” tanpa ada kejelasan status hukum atau penetapan tersangka yang signifikan.
Relawan mencurigai adanya kekuatan besar yang mencoba memendam kasus ini (intervensi). Rambo Nusantara menilai jika hukum tetap “tumpul ke atas dan tajam ke bawah”, maka cita-cita Swasembada Pangan Presiden Prabowo Subianto sedang dikhianati dari dalam.
Relawan Rambo Nusantara sedang mengonsolidasi massa dalam jumlah besar untuk mengepung gedung KPK RI. Aksi turun ke jalan ini menjadi pilihan terakhir jika KPK tetap bungkam dan tidak segera memulangkan berkas serta menetapkan tersangka atas kerugian uang negara tersebut.
Pernyataan Tegas Ali Sopyan:
“Kami tidak akan membiarkan uang rakyat dicuri sementara petani kita menangis karena pupuk hilang di pasaran. Jika KPK tidak mau disebut mandul, segera bongkar kasus ini! Kami dari Rambo Nusantara akan terus memburu skandal yang terpendam ini sampai ke akar-akarnya. Tunggu tanggal mainnya, kami akan datang dengan gelombang massa!”
Meminta KPK RI memberikan progres perkembangan kasus pupuk periode 2024 secara terbuka.
Mendorong audit ulang terhadap aliran dana dan fisik pupuk Sriwijaya Palembang.
Bersihkan Pengkhianat Pangan: Meminta pemerintah menindak tegas oknum internal yang bermain dalam distribusi pupuk.
Divisi Informasi Relawan Rambo Nusantara
Tim Redaksi Prima





































