Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Serda Julianto Manik, turun langsung ke lapangan untuk memantau harga kebutuhan pokok, khususnya daging sapi dan kerbau. Kegiatan tersebut dilakukan di UD Shinta milik Bapak J. Padang yang berlokasi di Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, sebagai langkah antisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran.
Dalam pengecekan tersebut, harga daging kerbau dan sapi terpantau berada di angka Rp150.000 per kilogram. Babinsa juga menyambangi sejumlah pedagang lainnya guna memastikan tidak ada praktik spekulasi harga yang merugikan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan di wilayah binaan.
Serda Julianto Manik menjelaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan langsung terhadap kondisi pasar. Berdasarkan hasil pantauan di beberapa daerah, harga daging sapi lokal segar saat ini berkisar antara Rp150.000 hingga Rp170.000 per kilogram dan diprediksi akan mengalami kenaikan menjelang H-3 Idul Fitri. Meski demikian, pihaknya berupaya agar kenaikan tersebut tetap dalam batas wajar.
Selain memantau harga, Babinsa juga mengingatkan para pedagang untuk memperhatikan kualitas dan kesehatan daging yang dijual, terutama dalam mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini penting untuk memastikan daging yang beredar aman dikonsumsi oleh masyarakat saat merayakan hari besar keagamaan.
Sementara itu, secara terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan pemantauan di lapangan. Ia juga mengungkapkan bahwa para pedagang melaporkan adanya peningkatan penjualan daging hingga 50 persen dibandingkan hari biasa, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri.
(Nur Kennan Tarigan)
Sumber: Prajurit Pena





































