Jeritan Guru PAI Majalengka: TPG Dua Bulan ‘Macet’, Aktivis Kecam Sikap Abai Disdik! MAJALENGKA,

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:24 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nasionaldetik.com,– 10 Juni 2026 Sektor pendidikan di Kabupaten Majalengka kembali dihantam isu miring terkait kesejahteraan tenaga pendidik. Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dilaporkan belum cair selama dua bulan terakhir, yakni untuk alokasi bulan April dan Mei 2026.

Kondisi ini memicu reaksi keras dari kalangan aktivis senior yang menilai Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka menutup mata terhadap nasib para guru yang menjadi ujung tombak moral generasi bangsa.

Terjadi penundaan atau kemacetan pembayaran dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang menjadi hak mutlak para Guru PAI di wilayah Kabupaten Majalengka. Mandeknya pencairan dana ini berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi para guru, terlebih di tengah situasi kebutuhan hidup yang terus meningkat

Seluruh Guru PAI di Kabupaten Majalengka yang telah memenuhi syarat sertifikasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka beserta jajaran strukturalnya yang membidangi ketenagaan dan pembiayaan, selaku pemangku kebijakan daerah.

Aktivis senior bersama elemen masyarakat yang mengawal hak-hak buruh dan tenaga pendidik di Majalengka.

Kasus ini terjadi di bawah naungan yurisdiksi Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Hak TPG para guru tercatat belum dibayarkan secara pasti untuk periode **April dan Mei 2026**. Jika menghitung proses pelaporan absen bulan berjalan, para guru kini praktis menghadapi ketidakpastian yang hampir memasuki bulan ketiga.

Aktivis menuding adanya kelalaian administratif yang sistemik, manajemen birokrasi yang lamban, serta minimnya empati dari pimpinan Dinas Pendidikan Majalengka. Penundaan hak hidup para guru dinilai sebagai bentuk pengabaian nyata terhadap kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa, yang seharusnya menjadi prioritas utama dinas terkait.

Para guru terpaksa bertahan di tengah ketidakpastian finansial tanpa ada kejelasan atau transparansi informasi dari pihak dinas. Merespons situasi miris ini, aktivis senior mendesak Kepala Dinas Pendidikan Majalengka untuk segera mencairkan anggaran TPG tanpa alasan birokrasi yang berbelit-belit. Jika dalam waktu dekat tidak ada realisasi, aktivis mengancam akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk mendesak Penjabat (Pj) Bupati untuk mengevaluasi total kinerja Kepala Dinas Pendidikan yang dianggap gagal.

Di hadapan meja kerjanya, berdiri beberapa Guru PAI berpakaian rapi namun berwajah lesu, memegang kalender yang dilingkari besar-besar pada bulan “APRIL”dan “MEI”yang kosong. Salah satu guru tampak memegang dompet yang kosong melintir.

Balon Kata Pejabat:”Sabar… berkasnya masih diverifikasi, administrasi itu butuh proses!
Balon Kata Guru:”Bapak bisa sabar karena gaji cair tiap bulan, dapur kami sudah dua bulan tidak mengepul!”

“Menuntut Profesionalisme Guru, Menunda Profesionalisme Hak.”

Tim Investigasi Redaksi

Berita Terkait

MENGUTUK KERAS! Oknum Resmob Polda Jateng dan PM Diduga Jadi “Sumbu” Mafia BBM, Sekap dan Peras Jurnalis di Markas Polisi
Sungai Ciujung Kembali Menghitam Saat Musim Kemarau, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Serang Desak DLHK dan Bupati Bertindak Cepat
Berikan Pelayanan Kesehatan Untuk Saudara Kami Diujung Timur Indonesia
DPRD Gowa Hilang Tanpa Jejak di Sidang Pertama, Dalih Tidak Terima Undangan
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Komsos dengan Buruh Tani di Ladang Amos Sinaga
Ngopi Bareng Babinsa di Kedai Desa, Warga Lae Langge Curhat Soal Keamanan Lingkungan
Lewat Komsos di Kedai Warga, Babinsa Koramil 06/Kerajaan Bahas Ancaman Kenakalan Remaja
Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 03/Parongil Bantu Petani Jemur Hasil Panen Jagung

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:21 WIB

Momentum 4 Muharram, LSM Triga Nusantara Indonesia Tegaskan Komitmen Advokasi Berbasis Spiritual dan Kerakyatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:56 WIB

Tergerak oleh Kepedulian, Personel Polsek Kemayoran Bantu Korban Dugaan Penipuan Kerja Pulang ke Malang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:19 WIB

Jelang Munas-Konbes NU di Ploso, PWNU dan PCNU Usulkan 9 nama AHWA di Muktamar ke-35

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:55 WIB

Ambil Sumpah/Janji 1.322 PNS Baru, Wamen Ossy: Awal Mulainya Tanggung Jawab ASN

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:50 WIB

PNIB : Kaji Ulang Kenaikan BBM, Usut Tuntas Dalang Korupsi MBG yang Rugikan Rakyat dan Stabilkan Rupiah Harga Mati!

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:09 WIB

Dr.H.Tjokorda Masuk Bursa Calon Kandidat Jaksa Agung

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:22 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polisi Jemput Aspirasi dan Perkuat Sinergi dengan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:43 WIB

Soroti Prediksi Pelemahan Rupiah, MAUNG Desak Stabilisasi Nilai Tukar dan Pengawasan Harga Barang Ketat

Berita Terbaru

MEDAN

Produk UMKM Lapas Sibolga Kini Hadir di Bandara Silangit

Minggu, 14 Jun 2026 - 12:52 WIB