Program MBG Labura “Mangkrak” Dua Minggu, Dispendik Lempar Bola Panas ke Pengawas Dapur

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:54 WIB

50211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABURA –Nasionaldetik.com

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi ribuan siswa di Labuhanbatu Utara (Labura), kini justru menuai polemik. Memasuki awal semester, penyaluran makanan oleh SPPG Terang Bulan dilaporkan terhenti total selama hampir dua pekan. Ironisnya, pihak Dinas Pendidikan (Dispendik) Labura terkesan “buang badan” terkait persoalan administratif yang menghambat hak ribuan siswa tersebut.

​Koordinator MBG Dispendik Labura berinisial R, membenarkan adanya gejolak di tingkat bawah. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah Kepala Sekolah, termasuk Kepsek SD 112271, telah mendatangi dirinya untuk mempertanyakan nasib pasokan makanan yang tak kunjung tiba sejak hari pertama sekolah dimulai.

​”Benar, mereka (Kepsek) datang menjumpai saya menanyakan mengapa MBG tidak masuk. Saya sudah konfirmasi ke Ibu Sartika, katanya ada suspensi karena masalah administrasi. Saya kurang paham detailnya, silakan tanya langsung ke Ibu Sartika karena dia yang menangani teknisnya,” ujar R saat dikonfirmasi di Kantor Dispendik Labura, Senin (26/1/2026).

​Mandeknya penyaluran ini menjadi sorotan tajam lantaran bertolak belakang dengan Petunjuk Teknis (Juknis) MBG. Berdasarkan aturan, MBG wajib disalurkan setiap hari kalender sekolah tanpa terkecuali. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya kekosongan distribusi selama hampir 14 hari.

​Kondisi ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat. Muncul pertanyaan besar Padahal, pengawas dapur sebelumnya mengklaim tidak ada kendala operasional dan menegaskan bahwa pelayanan seharusnya berjalan normal setiap jam sekolah.

​Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Sartika yang disebut-sebut sebagai pengawas inti MBG masih misterius. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media belum membuahkan hasil. Bungkamnya pihak pengawas teknis ini semakin memperkeruh transparansi pengelolaan dana dan distribusi MBG di bawah naungan SPPG Terang Bulan.

​Selain masalah distribusi, masyarakat Labura kini mulai menyoroti kualitas dan kesesuaian menu. Warga meminta pihak terkait untuk Menelusuri penyebab pasti “suspensi” yang mengakibatkan penghentian distribusi,
Memastikan menu yang disajikan di kemudian hari sebanding dengan nilai kontrak/anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.Mempertanyakan kredibilitas SPPG Terang Bulan dalam mengelola jatah makan untuk 2.800+ siswa jika kendala administrasi saja mampu menghentikan pelayanan selama dua minggu.
​Polemik ini menjadi raport merah bagi pelaksanaan program strategis nasional di wilayah Labura.

Masyarakat menanti tindakan tegas dari Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan agar program ini tidak sekadar menjadi proyek seremonial yang merugikan siswa.

(Sahrijal naibaho)

Berita Terkait

Membongkar Borok Proyek Jembatan Sei Juragan: Oknum Dewan Terlibat Teknis Pengawasan Lapangan
Misteri “Simsalabim” Dapur SPPG Tanjung Pasir: Hanya Tutup 2 Hari Kembali Beroperasi, Limbah Hantui Warga
PTPN Labuhan Haji Disorot: Potret Kemiskinan Ekstrem di Lingkaran BUMN dan Dugaan Maladministrasi Dana Desa
Ironi Jembatan Sei Juragan: Alibi ‘Pengawas’ Anggota Dewan di Tengah Proyek Retak dan Tudingan KKN
Inspektorat Labura Didesak Audit Ulang Desa Halimbe: Proyek Digitalisasi Mangkrak di Rumah Sekdes, Diduga Ada “Main Mata”
Sesuai Regulasi, Pimpinan Socfindo Halimbe Tegaskan Pemenuhan CSR dan Hak Karyawan
Dusun Kongsi Enam Terpungut Narkoba: Sosok “Papi” Diduga Kendalikan Peredaran Sabu di Balik Rumah Makan
Sengkarut Kabel WiFi Ilegal di Tiang PLN Labura: Warga Desak Penertiban Massal

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 01:14 WIB

Danrem 051/Wkt Pimpin Sertijab Dua Dandim di Depok

Jumat, 10 April 2026 - 10:51 WIB

Ketua Pemuda Tangsel Bersatu Aprilyandi, Serukan Anti Anarkis Pelajar dan Gen Z Jaga Kebersamaan

Jumat, 10 April 2026 - 10:31 WIB

Jaga Anarkisme, M. Aprilyandi: Pelajar dan Pemuda Harus Bersatu Ciptakan Kamtibmas

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:50 WIB

Patroli KRYD Polsek Karawaci di Kencarkan,Kejahatan Jalan dan Rumsong Jadi Sasaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:16 WIB

Relawan Jurpala & Kosmi Konsisten Bantu Pemudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:13 WIB

DPW IWO -I Banten Bangun Konsolidasi bersama DPD IWO-I Pandeglang Perkuat Solidaritas Antar Pengurus

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:58 WIB

Jawara Mudik 2026: BKKBN Banten Hadirkan Layanan untuk Pemudik

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:12 WIB

Pasca Lebaran Kejari Kabupaten Tangerang Akan Digedor Massa: Kasus PNKR yang Menggantung Memicu Gelombang Tekanan Publik

Berita Terbaru