Sumut – Ketua Umum Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Dusun Hulu Bendo, Irawadi, baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja dan studi banding ke Republik Rakyat Tiongkok selama 21 hari. Kunjungan ini dilaksanakan melalui dukungan dan arahan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok, dengan fokus utama mempelajari berbagai inovasi dan kemajuan dalam pembangunan serta pengelolaan desa di negara tersebut.
Turut serta dalam rombongan kunjungan ini sebanyak 24 perwakilan kepala desa dan pengelola pemerintahan desa yang berasal dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Daerah yang diwakili antara lain Provinsi Banten, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Kalimantan, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, serta Sumatera Utara dan sejumlah wilayah lainnya.
Dalam penjelasannya setelah kembali ke tanah air, Irawadi menyampaikan bahwa pihaknya sangat terkesan dengan capaian pembangunan desa yang ada di Tiongkok. Ia menilai hampir seluruh desa yang dikunjungi telah menunjukkan keberhasilan yang luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Kami melihat langsung bagaimana desa-desa di Tiongkok dapat berkembang pesat dan menyejahterakan warganya. Hal ini menjadi contoh nyata bagi kami untuk diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi di Indonesia,” ujar Irawadi.
Secara khusus, kunjungan ini bertujuan menimba ilmu mengenai dua hal utama. Pertama, mengenai tata kelola keuangan dan pengelolaan anggaran pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta tepat sasaran. Kedua, terkait inovasi dan kemajuan di sektor pertanian yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.
Pengalaman berharga ini diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi seluruh kepala desa di Indonesia, guna menyusun strategi pembangunan yang lebih baik, mengoptimalkan penggunaan Dana Desa, serta mendorong kemajuan sektor pertanian agar lebih maju, mandiri, dan modern demi kesejahteraan masyarakat desa.
Penulis : Rahmat Hidayat





































