Lima Kali Sidang Belum ada Keputusan, Publik Soroti Kinerja BK DPRD Batang Hari.

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026 - 16:23 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batanghari – Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Batanghari kembali menggelar sidang kode etik terhadap seorang anggota DPRD aktif berinisial MH, politisi dari Partai Gerindra yang juga menjabat sebagai ketua partai di daerah. Sidang tersebut berlangsung pada Senin (04/05/2026).

 

 

Sidang yang digelar secara tertutup ini memasuki agenda pemeriksaan alat bukti dan keterangan saksi. MH diduga melakukan tindakan yang mencederai kode etik sebagai wakil rakyat. Kasus ini mencuat setelah adanya dugaan peristiwa yang menghebohkan masyarakat di kawasan Muara Bulian beberapa bulan lalu.

 

 

Sidang kode etik ini tercatat telah berlangsung hingga enam kali. Namun, prosesnya menuai sorotan publik karena dinilai berjalan lambat. Selain digelar tertutup, jadwal persidangan juga kerap mengalami penundaan dari waktu yang telah ditetapkan.

 

 

Perkara yang menjerat MH menjadi perhatian luas masyarakat Batanghari sejak mencuatnya dugaan tindakan yang dinilai tidak mencerminkan moralitas dan etika sebagai pejabat publik. Alih-alih memberikan teladan, perilaku tersebut justru dianggap mencoreng citra wakil rakyat.

 

 

Ketua BK DPRD Batanghari, Irwanto, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan hasil sidang pada hari ini.

 

 

“Kesimpulan belum dapat kami sampaikan hari ini, karena masih diperlukan keterangan saksi-saksi yang akan dijadwalkan minggu depan,” ujarnya.

 

 

Meski demikian, sikap BK yang dinilai terlalu berhati-hati dan tertutup memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai proses tersebut belum mencerminkan profesionalitas lembaga yang seharusnya menjunjung tinggi etika dan integritas.

 

Salah seorang warga Batanghari, Bambang, turut menyoroti jalannya sidang. Ia menyayangkan proses yang dinilai berlarut-larut tanpa kejelasan.

 

“MH itu figur publik, kasusnya menyita perhatian. Seharusnya BK DPRD bekerja profesional, bukan terkesan memberikan harapan tanpa kepastian,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, saat ini perhatian publik tertuju pada kinerja Badan Kehormatan DPRD Batanghari dalam menangani perkara tersebut.

 

Masyarakat pun berharap BK DPRD Batanghari dapat menunjukkan profesionalitas, transparansi, serta segera memberikan kepastian hukum dan etik atas kasus yang sedang bergulir.

Berita Terkait

Warkop Sarana Satgas TMMD 128 Wujudkan Binter
Komsos dengan Warga di Lokasi TMMD 128 Gebang,Prajurit TNI Eratkan Kemanunggalan
Libur ,Satgas Mangkal Bersama Warga di Warung Kopi
Keran Air Kasad di Tanah Gebang
Nenek Latifah Tersenyum di Ujung Keran
Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang
LORENG GUNAKAN KOMUNIKASI SOSIAL DI MEJA KOPI 
Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:50 WIB

Warkop Sarana Satgas TMMD 128 Wujudkan Binter

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:48 WIB

Libur ,Satgas Mangkal Bersama Warga di Warung Kopi

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:44 WIB

Keran Air Kasad di Tanah Gebang

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:43 WIB

Nenek Latifah Tersenyum di Ujung Keran

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:41 WIB

Sebulan Menghalau Dahaga: Langkah Kilat Tentara di Tanah Gebang

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:38 WIB

LORENG GUNAKAN KOMUNIKASI SOSIAL DI MEJA KOPI 

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35 WIB

Bukan Sekadar Semen dan Pasir, ‘Diplomasi Meja Kopi’ Jadi Senjata Ampuh Satgas TMMD 128 di Langkat

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:31 WIB

Tentara “Sulap” ​Air Mata Menjadi Air Bersih di Pasar Rawa

Berita Terbaru

REGIONAL

Warkop Sarana Satgas TMMD 128 Wujudkan Binter

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:50 WIB