KUTACANE, – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Inspektur Jenderal Polisi Marzuki Ali Basyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tenggara atas kesigapan dalam penangkapan tersangka kasus pembunuhan bocah 10 tahun ( Almh. Sahila Khairunnisa) yang mengguncang publik dalam beberapa pekan terakhir.
Hal tersebut disampaikan Kapolda dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (13/5/2026). Kehadiran Irjen Pol Marzuki yang didampingi istri beserta rombongan pejabat utama Polda Aceh disambut langsung oleh Bupati Aceh Tenggara di Pendopo Bupati melalui prosesi adat peuseijuk.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah secara khusus menyoroti kinerja Polres Aceh Tenggara di bawah kepemimpinan AKBP Yulhendri. Ia menilai langkah taktis tim penyidik dalam mengidentifikasi pelaku pembunuhan bocah berusia 10 tahun tersebut merupakan bentuk dedikasi Polri dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
”Kami mengapresiasi kinerja cepat Polres Aceh Tenggara dalam mengungkap tabir penyelidikan kasus ini. Meski saat ini proses penyidikan masih terus berjalan demi kelengkapan data dan kita masih menunggu pernyataan resmi (rilis detail), langkah awal yang sigap ini patut diacungi jempol,” ujar Marzuki.
Meski demikian, Kapolda tidak dapat menyembunyikan keprihatinannya. Ia mengecam keras tindakan pelaku yang dinilai sangat kejam dan jauh dari nilai kemanusiaan.
“Ini adalah perbuatan yang sangat keji. Saya berharap pelaku mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Di sisi lain Bupati Salim Fakhry menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah. Menurutnya, kunjungan ini merupakan kehormatan besar bagi jajaran pemerintah dan masyarakat Aceh Tenggara.
Bupati berharap, kehadiran Kapolda dapat memberikan stimulus positif, khususnya dalam memotivasi penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.
”Kami berharap kehadiran Bapak Kapolda dapat membawa pengaruh besar terhadap peningkatan kinerja Bhabinkamtibmas agar semakin baik. Sejauh ini, koordinasi kami dengan Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, sudah berjalan sangat solid dan kondusif,” ujar Salim Fakhry.
Kasus pembunuhan anak yang menjadi sorotan dalam kunjungan ini memang menjadi atensi publik di Aceh Tenggara. Kecepatan pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberikan keadilan bagi keluarga korban, sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku tindak kriminalitas terhadap perempuan dan anak di wilayah tersebut.
Seusai rangkaian acara di pendopo, Kapolda dijadwalkan melakukan peninjauan internal ke Mapolres Aceh Tenggara untuk memastikan kesiapan personel dalam menjaga keamanan wilayah menjelang agenda-agenda daerah mendatang. (Syafri)





































