Jungar Menarhanud 1 Pasgat ,Ratusan Masyarakat dan Anak-anak Terpukau Melihat Aksi Prajurit Korp Baret Jingga

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:39 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, Nasionaldetik.net

Ratusan masyarakat kota Medan ,khususnya anak-anak SD dan taman kanak-kanak (TK) memenuhi bandara Lanud Soewondo,Kamis 29 Januari 2026 mulai pukul 06.30 WIB selesai.Kehadiran ratusan warga guna melihat langsung aksi para penerjun Resimen Arhanud 1 Korps Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU dalam Latihan Terjun Penyegaran (Jungar) Tahun 2026.

Latihan terjun penyegaran (Jungar) yang digelar Divisi Arhanud Pasgat Resimen Arhanud 1 bertujuan untuk memelihara kemampuan dan profesionalisme tempur. Latihan ini sering dilakukan di berbagai pangkalan TNI AU dan Jungar
rutin bagi prajurit Korpasgat baik menggunakan metode Free Fall maupun Statik, untuk memelihara kemampuan dan profesionalisme tempur dan latihan ini melibatkan ratusan personel dan terjun dari pesawat.

“Kali ini puluhan penerjun Korpasgat dari Resimen Arhanud 1 Pasgat (24 statik) ( 2 free fal),Batalyon Parako 463 Pasgat ( 37 statik) (7 free Fal),
Batalyon Parako 462 ( 28 statik) ( 2 freefall) dan Batalyon Arhanud 11 ( 24 statik) melaksanakan terjun penyegaran menggunakan Pesawat CN A-2904 dengan Kapten Pnb Yasa,”ujar Kapen Menarhanud 1 Pasgat Lettu Psk Tri Sufianto kepada awak media ,Kamis 29 Januari 2026.

Lettu Psk Tri menambahkan ,selain meningkatkan kemampuan terjun prajurit Pasgat ,kegiatan ini juga menambah wawasan tentang kedirgantaraan kepada masyarakat,khususnya kalangan pelajar TK,SD,dan SMU yang hadir di kegiatan Terjun Penyegaran Resimen Arhanud 1 Pasgat

Terlihat antusias ratusan masyarakat yang hadir di Lanud Soewondo melihat aksi para penerjun pasukan khusus TNI AU .” Di acara ini juga sekolah Angkasa mempromosikan sekolahnya dan memperkenalkan kedirgantaraan kepada anak-anak sejak dini,”sebut Lettu Psk Tri.

Dalam penerjunan ini juga dilakukan terjun Free Fall dengan ketinggian 8000 Feat atau sekitar 2400 meter dari permukaan laut dan terjun statik.

Free fall Korpasgat merupakan teknik terjun bebas (halo/haho) yang dilakukan prajurit baret jingga TNI AU untuk meningkatkan kemampuan tempur, presisi, dan infiltrasi udara. Latihan rutin ini bertujuan menjaga profesionalisme, sering menggunakan pesawat Hercules, dan menargetkan ketepatan pendaratan di zona aman.

Tujuannya untuk mengasah kemampuan, pemeliharaan keahlian terjun, dan kesiapsiagaan operasi militer baik perang maupun non-perang.

“Alhamdulilah kegiatan terjun penyegaran yang dilaksanakan Resimen Arhanud 1 Pasgat berjalan lancar sesuai rencana dan semua penerjun turun dalam keadaan sehat,”tandasnya seraya menambahkan untuk penerjun Free Fall latihannya khusus selama tiga bulan di Margahayu,Bandung dan kegiatan ini juga memotivasi kalangan pelajar menjadi prajurit TNI AU.

Dina salah satu pelajar yang menyaksikan kegiatan terjun penyegaran Menarhanud 1 Pasgat menyampaikan bangga sekali melihat prajurit Korpasgat terjun dari pesawat turun dengan cepat,tepat tanpa ada kendala.”Luar biasa pastinya latihannya ,saya mau juga nanti menjadi Wara om,”ungkapnya kepada awak media.

# Sekilas Mengenal Korpasgat#

Sebagaimana diketahui Korps Pasukan Gerak Cepat disingkat Korpasgat, atau sebutan lainnya Korps Baret Jingga, merupakan pasukan khusus yang dimiliki TNI Angkatan Udara. Korpasgat merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.

Setiap prajurit Pasgat diharuskan minimal memiliki kualifikasi para-komando (Parako) untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, kemudian ditambahkan kemampuan khusus kematraudara-an sesuai dengan spesialisasinya.

Tugas dan tanggung jawab Korpasgat sama dengan pasukan tempur lainnya yaitu Satuan Tempur Negara. Sebagai Pasukan Pemukul NKRI yang siap diterjunkan disegala medan baik hutan, kota, rawa, sungai, laut untuk menumpas semua musuh yang melawan NKRI.

Pasukan ini mengadopsi teknik free fall tempur, yang berakar dari sejarah penerjunan pertama Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) di Kotawaringin pada 17 Oktober 1947. Penerjun tempur Korpasgat dengan baret jingga ini berfungsi sebagai ujung tombak infiltrasi, memperkuat kemampuan operasi khusus TNI Angkatan Udara.

Korpasgat mempunyai Ciri Khas tugas tambahan yang tidak dimiliki oleh pasukan lain yaitu Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara (OP3U) yaitu merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan.

Korpasgat bertugas membina kekuatan dan kemampuan satuan. Pasgat sebagai pasukan matra udara selalu siap operasional dalam melaksanakan segala misi operasi militer perang maupun non militer selain perang, perebutan sasaran, pertahanan objek strategis Angkatan Udara, pertahanan udara, operasi khusus dan khas matra udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI.

Untuk warna baret jingga Pasgat terinspirasi dari cahaya jingga saat fajar di daerah Margahayu, Bandung, yaitu tempat pasukan komando ini dilatih dan Markas Korps Pasukan Gerak Cepat bermarkas di dalam Pangkalan TNI AU Sulaiman Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

(Nur Kennan Tarigan)

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas Antar APH, Rutan Kabanjahe Laksanakan Koordinasi Dengan Kejari dan BNNK Karo
Rutan Kelas I Labuhan Deli Ikuti Entry Meeting Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Itjen dan Pemeriksaan BPK
MELALUI AJMI ,KELUARGA MUHAMMAD RIZKY AQBAR MOHON BANTUAN PENGOBATAN KE RUMAH SAKIT TNI
DPC GRIB Jaya Kota Medan Terima Bantuan Setengah Ton Beras dari Hamba Allah untuk Dapur Umum
Gelar Strategi Besar di Hotel Madani, Ketua Yayasan dan Dewan Pembina Universitas Battuta Kompak Dorong Transformasi
HOAKS BASI DIMAINKAN LAGI! Akun @medanheadline.news Dituding Sebar Fitnah Keji Sudutkan Rutan Kelas I Medan
Ketua PERADI Medan: Jangan Kriminalisasi Surat Advokat dalam Menjalankan Profesi
Sengketa Waris Tanah Asahan, Kuasa Hukum Minta Warkah SHM Nomor 24/Aek Loba Dibuka di PN Kisaran ‎

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 06:35 WIB

Puluhan Paket Sabu Diungkap di Aceh Tenggara, Syafri Apresiasi Komitmen Kapolres Berantas Narkoba

Rabu, 16 September 2026 - 04:12 WIB

Tokoh Muda Rudi Tarigan: Apresiasi Tinggi Kinerja Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 02:53 WIB

Perkuat Kolaborasi, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi ke Kemenag dan Tandatangani MoU

Selasa, 15 September 2026 - 17:06 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Senin, 14 September 2026 - 07:24 WIB

Dari Polres hingga Polsek, Tidak Memberi Ruang Peredaran Sabu: 10 Paket Diamankan di Gusung Batu

Senin, 14 September 2026 - 06:27 WIB

Saku Celana Berisi 37 Paket Sabu, Satu Orang Pengedar Diamankan Polres Aceh Tenggara

Senin, 14 September 2026 - 05:30 WIB

Diduga Ada Pesta di Pekarangan SD Negeri Darul Amin, Siswa Dipulangkan Lebih Awal

Jumat, 11 September 2026 - 06:52 WIB

Bukan Sekadar Olahraga, HKGB ke-74 Pererat Kebersamaan Keluarga Besar Polres Aceh Tenggara dan Forkopimda

Berita Terbaru