Aceh Tenggara — Pemuda dari empat desa di Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, kembali menghidupkan klub sepak bola PS LAGA (Persatuan Sepak Bola Lawe Dua Gabungan). Pembentukan kembali kepengurusan klub ini tidak hanya ditujukan untuk mengembangkan olahraga, tetapi juga menjadi wadah kegiatan positif bagi pemuda sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan narkoba, Rabu, (16/9/2026).
Empat desa yang tergabung dalam PS LAGA yakni Desa Lawe Dua, Desa Empat Lima, Desa Pejuang, dan Desa Darussalam.
Kegiatan pembentukan kepengurusan tersebut dihadiri Camat Bukit Tusam Sukri, S.E., bersama unsur Forkopimcam. Hadir pula Pj Kepala Desa Lawe Dua, Pj Kepala Desa Empat Lima, Kepala Desa Pejuang, Kepala Desa Darussalam, serta tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
Tokoh Pemuda Lawe Dua, Cipto, mengatakan PS LAGA sebenarnya telah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Namun, klub tersebut sempat vakum dan tidak lagi aktif dalam berbagai kegiatan sepak bola.
“Di tahun 2026 ini kita perkuat lagi dengan membentuk kepengurusan agar klub sepak bola ini lebih terstruktur dan terorganisir,” kata Cipto.
Menurut dia, keberadaan klub sepak bola juga diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemuda untuk melakukan kegiatan olahraga secara rutin. Dengan demikian, pemuda memiliki aktivitas positif dan tidak mudah terpapar penyalahgunaan narkoba.
Dalam pembentukan kepengurusan tersebut, Budi Indra, S.Pd., ditunjuk sebagai Manajer PS LAGA. Sementara unsur Forkopimcam Bukit Tusam bersama empat Kepala Desa ditetapkan sebagai pembina.
Camat Bukit Tusam Sukri, S.E., mengapresiasi langkah pemuda yang kembali menggalakkan kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
Sukri mengatakan olahraga dapat menjadi salah satu sarana untuk mengarahkan pemuda pada kegiatan positif sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan narkoba di tingkat desa.
“Saya mengapresiasi pemuda di Bukit Tusam yang kembali menggalakkan olahraga, terutama sepak bola. Ini merupakan salah satu langkah agar pemuda terhindar dari narkoba,” ujar Sukri.
Ia menambahkan, dirinya mendapat amanah dari Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M., untuk ikut berperan dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kecamatan Bukit Tusam. Menurut Sukri, pemberantasan narkoba merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.
Sukri berharap pembentukan kembali PS LAGA tidak berhenti pada pembentukan kepengurusan semata. Ia meminta para pemuda menjaga kekompakan agar klub tersebut dapat berkembang dan menjadi wadah berbagai kegiatan positif.
“Pembentukan tim ini jangan hanya sampai di sini saja. Jika pemuda kompak, insyaallah dalam kegiatan apa pun akan bisa kita laksanakan,” katanya.
Manajer PS LAGA Budi Indra, S.Pd., mengatakan pihaknya akan berupaya mengembalikan kejayaan klub tersebut seperti sebelumnya. PS LAGA, kata dia, pernah aktif mengikuti berbagai turnamen antarkampung atau tarkam di Kabupaten Aceh Tenggara dan beberapa kali meraih prestasi.
“Kita akan galakkan kembali seperti dulu. PS LAGA aktif dalam setiap turnamen tarkam di Kabupaten Aceh Tenggara dan sering menjadi juara,” ujar Budi.
Sebagai warga desa setempat dan Manajer Club, Budi mengaku mendukung penuh pembentukan kembali klub tersebut. Ia juga menyatakan siap berkontribusi dalam mendukung kegiatan PS LAGA, termasuk memberikan bantuan materi selama para pemuda mampu menjaga persatuan dan kekompakan.
“Kalau pemuda mau bersatu dan kompak dalam organisasi sepak bola ini, saya siap berkontribusi. Terutama jika pemuda bersama-sama memberantas dan mencegah narkoba masuk ke desa kita,” katanya.
Pembentukan kembali PS LAGA diharapkan menjadi momentum bagi pemuda empat desa untuk memperkuat kebersamaan melalui olahraga sekaligus membangun kegiatan kepemudaan yang berkelanjutan di Kecamatan Bukit Tusam.
(Syafri Selian)





































