Presiden Prabowo Subianto secara aktif mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan “Indonesia Asri”. Fokus utama gerakan ini adalah meningkatkan kedisiplinan dalam mengelola sampah, menjadikan kebersihan sebagai budaya, serta mendukung penataan kota yang lebih baik guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Gerakan yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini menekankan aksi nyata pembersihan sampah mingguan secara langsung di lingkungan masing-masing.
Arahan ini berlaku dari tingkat pusat, provinsi, hingga tingkat desa dan kecamatan.
Namun wilayah kabupaten Batanghari Jambi meskipun telah digencarkan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah)
di beberapa titik masih banyak sampah yang Berserakan seperti di depan brilink bank BRI depan gedung pemuda , pasar keramat tinggi.dan lainnya.

Pantau awak media di lapangan dinas terkait , menempatkan tong sampah hanya di area kantor

Salah seorang mengatakan dengan keluhan nya di media sosial.
“Izin mas kalau sampah harus di ambil semua mas, jangan yang di dalam ember aja mas.
Padahal udah saya tumpuk dan saya susun sampah kenapa tidak di bawa semua mas.
Lokasi pasar baru,” kata warga
Kadang yang tukang sapu pun buang sampah di bawah tiang listrik udah saya bilang jangan buang di sini buk nanti numpuk ,orang pada buang di sini semua.,”tuturnya
Lanjutnya Udah saya tegur tidak ada Lagi, udah bersih itu pun saya yang bersihkan.
Dampak Lingkungan: Tumpukan sampah tidak hanya merusak pemandangan (tidak ASRI) tetapi juga mencemari tanah dan air.
Serta kesehatan, estetika lingkungan, dan risiko bencana.





































