Galian PDAM Tirta Benteng di Jalan Raya Pajajaran Disorot, K3 Diduga Diabaikan, Dirut Diminta Turun Tangan

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:45 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Nasionaldetik.com

— Aktivitas pekerjaan galian proyek Perumda Tirta Benteng (PDAM Tirta Benteng) di Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi proyek diduga belum berjalan maksimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.21 WIB, terlihat seorang pekerja melakukan aktivitas di area galian tanah. Namun, pekerja tersebut diduga tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.

Kondisi tersebut tentu patut dipertanyakan. Sebab, pekerjaan galian memiliki risiko keselamatan yang tidak bisa dianggap sepele. Pekerja berhadapan langsung dengan area tanah yang digali, material batu dan tanah, serta aktivitas masyarakat dan kendaraan di sekitar lokasi.

Ironisnya, persoalan keselamatan justru terlihat dari hal yang paling mendasar, yakni penggunaan APD dan pengamanan area kerja.

Di sekitar lokasi, material hasil galian tampak berserakan dan menumpuk. Apabila tidak ditata serta diamankan dengan baik, kondisi tersebut berpotensi mengganggu pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar proyek.

Pertanyaannya, siapa yang bertanggung jawab memastikan standar K3 benar-benar diterapkan di lapangan?

Perumda Tirta Benteng sebagai pemilik proyek maupun pihak pelaksana pekerjaan semestinya tidak hanya mengejar target penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan proyek memenuhi standar keselamatan.

Jangan sampai aspek K3 baru menjadi perhatian setelah terjadi kecelakaan.

Sorotan ini juga menjadi catatan serius bagi jajaran manajemen, termasuk Direktur Utama Perumda Tirta Benteng. Sebagai pimpinan perusahaan daerah yang bertanggung jawab terhadap tata kelola dan pelayanan perusahaan, Dirut patut memastikan pekerjaan di lapangan tidak berjalan tanpa pengawasan yang memadai.

Kalau benar standar K3 sudah menjadi kewajiban dalam pekerjaan tersebut, mengapa masih ditemukan pekerja yang diduga tidak menggunakan APD secara lengkap?

Pertanyaan ini layak dijawab secara terbuka agar masyarakat tidak hanya menerima janji bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas, tetapi juga dapat melihat penerapannya secara nyata di lapangan.

Masyarakat berharap Perumda Tirta Benteng segera melakukan evaluasi dan memerintahkan pihak pelaksana untuk memperketat pengawasan K3. Penggunaan APD, pemasangan rambu-rambu, pembatas area kerja, penataan material galian, serta pengamanan terhadap pengguna jalan harus menjadi perhatian serius.

Jangan tunggu ada korban baru kemudian sibuk mencari siapa yang harus bertanggung jawab.

Proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur memang dibutuhkan masyarakat. Namun, pembangunan tidak boleh mengorbankan keselamatan pekerja maupun warga sekitar.

Kini publik menunggu langkah konkret Perumda Tirta Benteng. Apakah temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti, atau persoalan K3 kembali dibiarkan menjadi pemandangan biasa?

(Pran’s.IWO-I)

Berita Terkait

Polres Batu Bara Salurkan 10,269 Ton Jagung ke Bulog Asahan Polres Batu Bara kembali mendukung program ketahanan pangan melalui pendistribusian hasil panen jagung dari kelompok tani ke Gudang Bulog Asahan, Senin (14/9/2026). Pengiriman jagung tiba di Gudang Bulog Asahan sekitar pukul 14.30 WIB dan didampingi Kanitgakkum Satlantas IPDA Junaedi, S.H. Setelah dilakukan penimbangan, hasil panen jagung yang diterima Bulog Asahan tercatat sebanyak 10,269 ton dengan kadar air 13,80 persen. Dengan pengiriman tersebut, total keseluruhan hasil panen jagung yang telah disalurkan Polres Batu Bara ke Bulog Asahan sampai 14 September 2026 mencapai 437,258 ton. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polres Batu Bara terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong produktivitas pertanian masyarakat.
Wabup Batu Bara Hadiri Rapat Paripurna Pendapat Akhir Fraksi terhadap rancangan KUPA – PPAS*
Ketua DPD GM.Pujakesuma Langkat Rinaldi Pimpin Rapat Persiapan Pelantikan Bersama MPO Tumiran Noel
Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kesehatan Warga Binaan, Pemko Tanjungbalai Bersama Lapas Kelas IIB Laksanakan Deteksi Dini Kasus TB dan CKG
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Kelurahan Beting Kuala Kapias
Polemik Absensi Anggota DPRD Batu Bara: PANGERAN Bawa ke RDP, NasDem Konfirmasi Sudah Beri Peringatan Berturut-turut  
Satresnarkoba Polres Batu Bara Ungkap Peredaran Pil Ekstasi, Amankan Empat tersangka ,yang Akan edarkan di lokasi THM (Tempat Hiburan Malam )
*Perkuat Infrastruktur Pertanian dan Perairan, Bupati Batu Bara Kunjungi Kantor BBWS

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:49 WIB

Ketua PERADI Medan: Jangan Kriminalisasi Surat Advokat dalam Menjalankan Profesi

Senin, 14 September 2026 - 04:12 WIB

Sengketa Waris Tanah Asahan, Kuasa Hukum Minta Warkah SHM Nomor 24/Aek Loba Dibuka di PN Kisaran ‎

Minggu, 13 September 2026 - 02:08 WIB

Perkuat Sinergi Kemitraan Strategis, PTPN IV PalmCo Berikan Apresiasi melalui PSR Awards 2026

Minggu, 13 September 2026 - 00:37 WIB

Kajian Akhir Zaman di Masjid Al Muhtadin, Ustaz Lukman Hakim Ajak Jemaah Perkuat Iman

Sabtu, 12 September 2026 - 18:28 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Kabanjahe Panen Raya Buncis Hasil Tanaman Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE)

Sabtu, 12 September 2026 - 14:26 WIB

PC GM FKPPI 0201 Kota Medan Resmi Serahkan SK Rayon Medan Denai, Tegaskan Komitmen Menjaga Soliditas Organisasi

Sabtu, 12 September 2026 - 04:24 WIB

Kuasa Hukum: Penetapan Tersangka Dhody Thahir Ancam Independensi Advokat

Kamis, 10 September 2026 - 08:43 WIB

Lapas Tangerang Kembali Kirim 9 Napi Risiko Tinggi ke Nusakambangan

Berita Terbaru