IKATAN JURNALIS TELEVISI INDONESIA (IJTI)* 

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 06:49 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjaga Harapan di Perairan Anak Krakatau: Tidak Ada Berita yang Seharga dengan Nyawa Manusia

 

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) terus memantau secara intensif perkembangan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini dinyatakan hilang kontak di perairan Anak Gunung Krakatau.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam sekaligus ujian berat bagi profesi jurnalis, yang kerap mempertaruhkan keselamatan demi menyajikan informasi akurat kepada publik.

 

Hingga detik ini, upaya pencarian gabungan terus dilakukan secara maksimal oleh berbagai elemen negara dan masyarakat. Sebagai informasi, rombongan bertolak menuju kawasan Gunung Anak Krakatau menggunakan speedboat bermesin ganda (double engine) yang telah dilengkapi perlengkapan keselamatan berupa jaket pelampung bagi seluruh penumpang.

 

Kapal tersebut dikemudikan oleh Warta, bersama awak kapal Surakman, serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu. Kapal cepat ini membawa lima rekan jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian, yakni: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhistira Pranoto (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (Jurnalis Freelance).

 

Menyikapi kondisi tersebut, IJTI menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut:

 

1. *Apresiasi setinggi-tingginya* kepada Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polairud, nelayan setempat, serta seluruh pihak yang tak kenal lelah berjuang menyisir lautan. Kami menaruh harapan besar agar dedikasi di lapangan ini segera membuahkan hasil untuk menemukan rekan-rekan kami.

 

2. *Dukungan moral dan doa bagi keluarga.* Kepada keluarga kelima jurnalis dan awak kapal, kami mendoakan agar senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan mental yang luar biasa. Kami memohon agar keluarga tetap bersabar dan terus memanjatkan doa agar proses pencarian ini senantiasa diberikan kemudahan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

 

3. *Keselamatan adalah prioritas mutlak.* Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh ditawar, baik oleh institusi media maupun jurnalis itu sendiri, saat berada di medan peliputan berisiko tinggi. Alam memiliki dinamikanya sendiri yang sering kali berada di luar kendali manusia, termasuk aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau. Kami menegaskan kembali prinsip utama profesi ini: Tidak ada berita yang seharga dengan nyawa manusia.

 

4. *Evaluasi total SOP peliputan berisiko.* Insiden hilang kontak ini menjadi peringatan keras dan bahan evaluasi total bagi ekosistem pers Indonesia. Perlu ada pengetatan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan, manajemen mitigasi risiko, serta pembekalan kesadaran keselamatan (safety awareness) sebelum jurnalis diterjunkan ke zona bencana atau medan ekstrem.

 

5. *IJTI senantiasa meyakini bahwa jurnalisme yang baik adalah jurnalisme yang berpihak pada kebenaran dan kemanusiaan.* Namun di atas semua itu, jurnalis yang pulang berkumpul bersama keluarganya dengan selamat adalah tujuan tertinggi. Sekali lagi, tidak ada satupun berita yang seharga dengan nyawa manusia.

 

Jakarta, 10 September 2026

 

Pengurus Pusat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)

 

Herik Kurniawan/Ketua Umum

Usmar Almarwan/Sekjen

Berita Terkait

Rekanan Mitra PT. Agrinas Palma Nusantara Berikan Penjelasan Regulasi SOP Pelaksana Agar Masyarakat Paham dan Tidak Diadu Domba
Masih Banyak Sampah Berserakan Di Lingkungan Masyarakat Batanghari 
Dipimpin Dede Hadade Lubis, SATMA PC GM FKPPI 0201/Medan Khidmat Ikuti Ziarah HUT ke-48 di TMP Bukit Barisan
Jurnalis Jambi Gelar Doa Untuk Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Kurangnya Mematuhi Kebersihan Masih Ada Tumpukan Sampah Di Depan  Dinas Kesehatan Batanghari 
Tangkap Terduga Pencuri Sawit, Kuasa Hukum Pertanyakan Cium Kejanggalan Penetapan Tersangka 3 Security 
Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kecamatan Bakauheni Bersama TNI-Polri Bagikan Masker

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:08 WIB

Jembatan Gantung Aek Bargot Masuk Tahap Akhir, Progres Capai 90,5 Persen

Sabtu, 12 September 2026 - 08:18 WIB

Babinsa Koramil 03/Parongil Ajak Warga yang Butuh Pekerjaan Bersihkan Markas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:11 WIB

Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga

Sabtu, 12 September 2026 - 08:05 WIB

Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga TIGALINGGA – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba terus diperkuat melalui sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba kepada warga di Kantor Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Jumat (11/9/2026). Dalam kegiatan itu, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting dan Serda Parlindungan Simamora, hadir sekaligus menjadi salah satu narasumber. Sosialisasi yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.30 WIB tersebut diikuti 21 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. Kegiatan turut dihadiri Camat Tigalingga Saut Marganda Sinaga, Kapolsek Tigalingga Iptu P. Lumban Toruan dan Kepala Desa Tigalingga Ferdinan Simamora. Rangkaian kegiatan diawali sambutan Kepala Desa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Camat, Kapolsek dan Babinsa. Dalam pemaparannya, Serma Imanuel Ginting menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap ancaman narkoba dan bersama-sama membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi penerus bangsa. “Narkoba adalah musuh kita bersama. Selamatkan generasi penerus bangsa dari terpaparnya narkoba,” tegasnya. Menurut Serma Imanuel, pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dan anggota keluarga perlu membangun komunikasi secara rutin, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta membiasakan diri mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan ajaran agama masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila memperoleh informasi mengenai dugaan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan narkoba di Desa Tigalingga. Melalui kepedulian dan keberanian masyarakat untuk saling mengingatkan serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba, lingkungan desa diharapkan tetap aman dan sehat bagi generasi muda. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan sosial dan masa depan generasi bangsa. (Prajurit Pena)

Sabtu, 12 September 2026 - 05:49 WIB

*Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 7 Koli Ball Press Illegal di Jalur Tikus Entikong*

Sabtu, 12 September 2026 - 04:45 WIB

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Jumat, 11 September 2026 - 16:35 WIB

TNI-Polri Bersama Warga, Gerakan Jumat Bersih Warnai Lingkungan Kantor Lurah Sidikalang

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Babinsa Dampingi Penyaluran BLT-DD kepada 10 KPM di Desa Lau Pakpak

Berita Terbaru