Nasionaldetik.com – Lampung Selatan – Pemerintah Kecamatan Bakauheni bersama jajaran Koramil 421-03/Penengahan dan Polsek Penengahan bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya mengantisipasi paparan debu vulkanik yang mulai dirasakan dalam beberapa hari terakhir.
Pembagian masker tersebut dilakukan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar pengguna jalan serta masyarakat di lima desa di Kecamatan Bakauheni, yakni Desa Bakauheni, Kelawi, Hatta, Totoharjo, dan Semanak.
Camat Bakauheni Sidik, S.H., M.M., mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah kecamatan bersama jajaran TNI-Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Selain dibagikan langsung kepada pengguna jalan, masker juga diserahkan kepada para bidan desa untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di masing-masing wilayah.
“Ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terutama debu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat,” ujar Sidik.
Sementara itu, Danramil 421-03/Penengahan Kapten Arm Darwin Lubis, didampingi Bati Tuud Serka Eko Heriyanto, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan dan kepolisian dalam menghadapi potensi dampak bencana erupsi.
Menurut Darwin, paparan debu vulkanik menjadi salah satu dampak yang perlu diantisipasi karena dapat mengganggu saluran pernapasan masyarakat.
“Pembagian masker ini salah satu langkah dan upaya agar masyarakat di wilayah kita tetap sehat dan tidak terganggu organ pernapasannya. Secara nyata, debu vulkanik dapat membahayakan saluran pernapasan manusia,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Bakauheni Windu J.A. bersama Bhabinkamtibmas Desa Bakauheni Aipda Hartanto turut turun langsung membagikan masker kepada pengguna jalan.
Langkah kesiapsiagaan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Lampung Selatan melalui Zoom Meeting pada Sabtu malam (5/9/2026).
Pemerintah Kecamatan Bakauheni bersama jajaran TNI dan Polri memastikan koordinasi serta pemantauan kondisi di lapangan terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap potensi dampak aktivitas Gunung Anak Krakatau terhadap masyarakat.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta menggunakan masker dan pelindung diri apabila terjadi hujan abu vulkanik atau paparan debu di wilayah tempat tinggal maupun saat beraktivitas di luar ruangan. (ML)




































