Proyek Cetak Sawah di Batanghari Diduga Terancam Mangkrak, Warga Soroti Lokasi yang Kerap Terendam Banjir

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:14 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperluas areal tanam dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Batanghari menjadi sorotan. Salah satu lokasi proyek di belakang Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, diduga belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena hingga kini belum ditanami padi.
Program cetak sawah tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pangan yang melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan kelompok tani.
Berdasarkan kontrak kerja, total luas lahan yang akan dicetak di Kabupaten Batanghari mencapai 783,11 hektare yang tersebar di tujuh kecamatan.
Namun, pantauan di lokasi menunjukkan lahan cetak sawah di belakang Pasar Baru masih belum ditanami. Warga sekitar menyebut kawasan tersebut juga kerap terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Proyek tersebut diketahui mulai dikerjakan pada 2025.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku hampir setiap hari melintasi kawasan tersebut. Menurutnya, hingga saat ini lahan yang diharapkan menjadi area persawahan produktif belum menunjukkan aktivitas penanaman.
“Saya hampir setiap hari melintas di belakang pasar ini. Sampai sekarang belum juga terlihat persawahan yang ditanami padi. Tahun ini saja sudah dua kali banjir. Kalau banjir datang, warga dan anak-anak justru memancing ikan di lokasi itu,” ujarnya.
Warga tersebut juga menilai perlu dilakukan evaluasi terhadap perencanaan proyek, terutama terkait kondisi topografi dan kerawanan banjir di lokasi cetak sawah.
“Kalau melihat kondisi sekarang, sepertinya survei awal dan kajian topografinya perlu dievaluasi. Kami berharap program ini benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan,” katanya.
Menurut warga, apabila lahan tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya, dikhawatirkan anggaran negara yang telah dialokasikan untuk pembangunan proyek tersebut tidak memberikan manfaat yang maksimal.
Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas terkait maupun pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Batanghari. Klarifikasi tersebut diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai kondisi di lapangan, progres pelaksanaan proyek, serta langkah yang akan dilakukan terhadap lokasi yang dilaporkan sering terdampak banjir.

Berita Terkait

Wujudkan Kemandirian, Warga Binaan Wanita Lapas Labuhan Ruku Asah Kreativitas Merajut Tas
Antisipasi Gangguan, Satlantas Kawal Titik Rawan Macet, Laka, dan Balap Liar
Satresnarkoba Polres Batu Bara Gerak Cepat Tindaklanjuti Video Viral Dugaan Transaksi Narkoba di Indrapura
Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Gatur Siang di Jalinsum Simpang Tanah Merah – Kegiatan Aman Lancar
Satlantas Polres Batu Bara Lakukan Peneguran Peraturan Lalu Lintas di Pos Lantas Simpang Empat Lima Puluh – Kegiatan Aman Lancar
Polsek Talawi Lakukan Patroli di Lokasi Strategis Tanjung Tiram – Berikan Rasa Aman dan Sosialisasikan Layanan Call Center 110
Kapolres Batu Bara Hadiri Penandatanganan MoU Komitmen Bersama Polri dan Kejaksaan di Polda Sumut
Prestasi Jadi Penentu: CAT Berstandar Olimpiade Antar 350 Catar Lolos Akpol 2026

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Dorong Verifikasi Ijazah Dilakukan Secara Profesional

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Sudut Pandang Praktisi Hukum H. Ulung Purnama, S.H., M.H: Perlu Penguatan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Pilkades Kabupaten Bekasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:23 WIB

Pelukan Kasih Polri untuk Anak Negeri, Polwan Jaga Jakarta Sambangi SLB Harapan Ibu

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:17 WIB

DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Sigap Bantu Antar Warga ke Rumah Sakit

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:20 WIB

Koramil 07/Cipayung Gelar Patroli Malam Cegah Tawuran dan Kenakalan Remaja

Kamis, 30 Juli 2026 - 00:59 WIB

Sudah Habiskan Rp3,7 Miliar ‎Aktivis Lembaga Aliansi Banten Menggugat ( ABM ) Pertanyakan Belanja Sewa Hotel di Dindik Banten

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:32 WIB

Kapolres Indragiri Hilir Bersama PJU Cek Bank Pohon dan Berikan Hadiah Pohon kepada Personel yang Berulang Tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:12 WIB

Sidak Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Dinilai Hanya Formalitas, Proyek Pengurugan Diduga Ilegal di Desa Sukaasih Kembali Berjalan

Berita Terbaru