MEDAN —
Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti area Masjid Jamik Kebun Bunga Medan pada Senin sore (12/10/2026).
Puluhan pejuang puasa sunnah kembali berkumpul dan memadati areal teras masjid untuk menantikan detik-detik kumandang azan Maghrib, melanjutkan tradisi berbuka puasa bersama Senin-Kamis yang senantiasa terjaga dari minggu ke minggu.

Kegiatan rutin ini bukan sekadar ajang melepas dahaga dan lapar, melainkan menjadi wadah penguat tali silaturahim antar sesama muslim di Kota Medan.
Pengurus Kegiatan Buka Bersama Puasa Sunnah Masjid Jamik Kebun Bunga, Rahmat Olo dan Ice, mengungkapkan bahwa momen berbuka puasa ini telah menjadi aktivitas yang konsisten dihidupkan setiap pekan.
Kebaikan Para Dermawan
Menurut Rahmat Olo dan Ice, keberlangsungan kegiatan mulia ini merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT yang menggerakkan hati para hamba-Nya untuk saling peduli.
”Insyaallah, buka bersama puasa sunnah Senin-Kamis ini dapat terus berlangsung secara istikamah. Semua ini tak lepas dari izin Allah SWT yang telah menggerakkan hati para donatur dan dermawan—di antaranya Saudara kita Abel, Reza, dan Fadhil—yang dengan tulus ikhlas mendonasikan sebagian rezekinya untuk bersedekah mengoperasionalkan penyediaan makanan dan minuman bagi para jamaah yang berbuka,” ujar Rahmat Olo.
Langkah mulia para donatur ini sejalan dengan janji Rasulullah SAW dalam hadisnya, di mana memberi makan orang yang berpuasa akan mendatangkan pahala setimpal tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.
Lantunan Doa
Kehangatan kian terasa saat menjelang saat-saat paling mustajab untuk berdoa, yaitu sesaat sebelum berbuka puasa. Berada dalam satu majelis yang sama, para jamaah memanfaatkan momen penuh berkah ini untuk memanjatkan doa bersama.
Dengan penuh kekhusyukan, jamaah mendoakan para donatur, pengurus, serta seluruh umat Islam yang berpartisipasi agar senantiasa dilimpahi kebiasaan beramal saleh, diberkahi rezekinya, dipanjangkan umurnya dalam ketaatan, serta dijaga kesehatan dan keluarganya oleh Allah SWT.
Tradisi berbuka bersama ini terbukti tidak hanya menguatkan fisik para pejuang puasa sunnah, tetapi juga menautkan hati-hati mereka dalam ikatan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) yang kokoh di Masjid Jamik Kebun Bunga Medan.(red)





































