Pemko Medan, Lestarikan Tradisi Petang Balimau dan Punggahan Sambut Ramadhan

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:41 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Nasionaldetik.net

Suasana Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman terasa berbeda, tidak hanya dipenuhi jamaah yang datang untuk berdoa, tetapi juga masyarakat yang membawa makanan dari rumah, mengenakan busana terbaik, dan saling menyapa dengan wajah penuh sukacita.

Di tempat inilah tradisi Petang Balimau dan Punggahan Puasa kembali digelar, sebuah warisan budaya yang terus hidup di tengah modernnya Kota Medan.

Bagi sebagian generasi muda, istilah balimau mungkin terdengar asing. Namun bagi masyarakat Melayu, tradisi ini adalah simbol penyucian diri sebelum memasuki Ramadan.

Air limau yang digunakan bukan sekadar wewangian, melainkan lambang membersihkan lahir dan batin, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan niat menjalani ibadah puasa.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menilai tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan.

โ€œPetang Balimau dan Punggahan Puasa bukan hanya budaya, tetapi tanda kesiapan hati menyambut Ramadan,โ€ ujarnya.

๐—ง๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ต๐—ถ๐—ฑ๐˜‚๐—ฝ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ก๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ฎ๐—ป

Salah satu momen yang paling dinantikan masyarakat adalah makan megang puasa bersama. Warga membawa hidangan dari rumah, lalu saling bertukar makanan sebelum disantap bersama-sama.

Tidak ada sekat jabatan atau status sosial, semua duduk bersila dalam suasana kekeluargaan.

Bagi masyarakat, inilah makna yang semakin relevan hari ini: memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan kota yang serba cepat, mengajarkan nilai berbagi kepada generasi muda, menjaga identitas lokal agar tidak tergerus budaya instan.

Tradisi ini menjadi ruang temu antara adat, agama, dan kehidupan modern.

๐—•๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐—Ÿ๐—ผ๐—ธ๐—ฎ๐—น ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ฎ๐—ถ ๐—œ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ถ๐˜๐—ฎ๐˜€ ๐—ž๐—ผ๐˜๐—ฎ

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuannya menjaga jati diri budaya.

Ia bahkan mengungkapkan kedekatan pribadinya dengan budaya Melayu.

โ€œSaya bukan orang Melayu, tapi saya suka berbaju Melayu, suka berdendang dan berpantun. Kalau sudah cinta, itu akan menjadi kebiasaan.โ€

Pesan ini penting bagi masyarakat Medan yang dikenal sebagai kota multietnis: budaya tidak harus dimiliki secara garis keturunan untuk dijaga, tetapi bisa dirawat melalui rasa memiliki bersama.

๐—•๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—ท๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐——๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ: ๐—•๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐—•๐—ถ๐˜€๐—ฎ ๐—๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐—ธ๐˜‚๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป

Dalam berbagai kesempatan di luar negeri, Rico melihat bagaimana kota-kota dunia menjadikan budaya lokal sebagai daya tarik global.

Menurutnya, Medan memiliki potensi yang samaโ€”tradisi seperti Petang Balimau dapat menjadi identitas yang dikenal luas jika terus dilestarikan dan diperkenalkan.

Artinya, menjaga tradisi bukan hanya soal nostalgia, tetapi juga: memperkuat karakter masyarakat, mendukung pariwisata berbasis budaya, membangun kebanggaan generasi muda terhadap asal-usulnya.

๐—ฆ๐—ถ๐—บ๐—ฏ๐—ผ๐—น ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐˜‚๐—ฐ๐—ถ๐—ฎ๐—ป, ๐—•๐˜‚๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฆ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—บ๐—ผ๐—ป๐—ถ๐—ฎ๐—น

Acara ditutup dengan prosesi penyiraman air berlimau kepada sejumlah pria sebagai tanda dimulainya Petang Balimau.

Prosesi sederhana ini sarat makna: manusia memasuki Ramadan dengan hati yang bersih, meninggalkan perselisihan, dan membuka lembaran baru.

Di tengah era digital yang serba cepat, pesan yang disampaikan justru sangat relevan, agar masyarakat tidak larut meniru budaya luar tanpa menyaringnya, serta tetap menjaga situs-situs bersejarah seperti Masjid Raya Kedatukan Sunggal Serbanyaman sebagai bagian dari perjalanan peradaban Medan.

๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—ฅ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐— ๐—ฒ๐—บ๐—ถ๐—น๐—ถ๐—ธ๐—ถ

Melalui kegiatan yang digelar Pemko Medan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini, masyarakat diajak melihat Ramadan bukan hanya sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga momentum memperkuat identitas, persatuan, dan kebersamaan dalam keberagaman.

Ramadan akhirnya datang bukan sekadar ditandai pergantian kalender hijriah, melainkan oleh:
aroma limau, hidangan yang saling dibagi,
tawa yang bersahut dan doa yang dipanjatkan bersama.

Sebuah pengingat bahwa di Kota Medan, tradisi masih menjadi cara paling hangat untuk menyambut bulan suci.

Ardiansyah Ginting .
Editor: Nur Kennan Tarigan .

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas Antar APH, Rutan Kabanjahe Laksanakan Koordinasi Dengan Kejari dan BNNK Karo
Rutan Kelas I Labuhan Deli Ikuti Entry Meeting Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Itjen dan Pemeriksaan BPK
MELALUI AJMI ,KELUARGA MUHAMMAD RIZKY AQBAR MOHON BANTUAN PENGOBATAN KE RUMAH SAKIT TNI
DPC GRIB Jaya Kota Medan Terima Bantuan Setengah Ton Beras dari Hamba Allah untuk Dapur Umum
Gelar Strategi Besar di Hotel Madani, Ketua Yayasan dan Dewan Pembina Universitas Battuta Kompak Dorong Transformasi
HOAKS BASI DIMAINKAN LAGI! Akun @medanheadline.news Dituding Sebar Fitnah Keji Sudutkan Rutan Kelas I Medan
Ketua PERADI Medan: Jangan Kriminalisasi Surat Advokat dalam Menjalankan Profesi
Sengketa Waris Tanah Asahan, Kuasa Hukum Minta Warkah SHM Nomor 24/Aek Loba Dibuka di PN Kisaran โ€Ž

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:55 WIB

*Bupati Batu Bara Terima Audiensi HMI Cabang Kisaran, Bahas Rencana Intermediate Training LK II Tingkat Nasional*

Rabu, 16 September 2026 - 09:45 WIB

Polsek Talawi Amankan Pelaku Pencurian Outdoor AC Milik Telkomsel

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WIB

Bupati Batu Bara Apresiasi Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Generasi Muda*

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

Bupati Batu Bara Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Bibit Hortikultura*

Rabu, 16 September 2026 - 08:18 WIB

Bupati Batu Bara Apresiasi Peran Karang Taruna dalam Pemberdayaan Generasi Muda*

Rabu, 16 September 2026 - 07:18 WIB

*Coba kelabui Petugas dengan simpan Narkoba di balutan tisu, Pria berinisial RPP di tangkap Sat Narkoba Polresta DS

Rabu, 16 September 2026 - 07:03 WIB

*Bupati Batu Bara Terima Audiensi KSBSI Sumut, Bahas Kesejahteraan dan Perlindungan Pekerja*

Rabu, 16 September 2026 - 06:25 WIB

Danu Prayitno SE, MM Kualitas Pembelajaran Di Perguruan Jaya Krama Akan Terus Ditingkatkan

Berita Terbaru