PTPN IV PalmCo Jaga Nafas Bantuan Pascabencana, Dari Huntara hingga Pangan untuk Aceh Utara

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:11 WIB

5032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN— Bagi warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatera, pemulihan bukanlah garis akhir yang cepat. Setelah sorotan kamera mereda, kebutuhan dasar masih harus dipenuhi, hunian mesti diselesaikan, dan kehidupan perlahan dibangun kembali. Di fase inilah konsistensi bantuan menjadi krusial.

PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, Sub Holding PTPN III (Persero) menunjukkan upaya menjaga kesinambungan tersebut. Setelah terlibat sejak awal bencana—mulai dari evakuasi warga, penyediaan lahan, hingga pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap)—BUMN perkebunan ini kembali menyalurkan puluhan ton bantuan pangan ke Aceh Utara, Rabu kemarin.

Bantuan disalurkan melalui program BUMN Peduli dengan koordinasi Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Pelepasan bantuan dilakukan dari Kantor Regional I PTPN IV di Medan, menandai kelanjutan respons perusahaan di masa pemulihan, bukan sekadar respons darurat.

“Ini bukan penyaluran pertama, dan mudah-mudahan bukan yang terakhir. Sejak awal bencana, PalmCo berkomitmen hadir mendampingi masyarakat sampai mereka benar-benar pulih,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa, Kamis (15/01/2026).

*Dari Darurat ke Pemulihan*
Aceh Utara menjadi salah satu wilayah yang masih membutuhkan dukungan pangan seiring proses relokasi dan perbaikan infrastruktur yang belum sepenuhnya rampung. Menurut Jatmiko, keputusan memperluas distribusi bantuan didasarkan pada kebutuhan lapangan yang dinamis.

Sebanyak 15 ton minyak goreng, 12 ton beras dan 60 ribu mie instan disalurkan di 3 titik di Aceh Utara.

“Kami melihat dampak bencana tidak berhenti di satu titik. Karena itu bantuan diperluas agar saudara-saudara kita yang terdampak punya ruang untuk kembali menata kehidupan,” katanya.

Sejak bencana melanda sejumlah daerah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kontribusi PTPN IV PalmCo telah menjangkau 16 kabupaten/kota. Wilayah tersebut antara lain Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Sibolga, hingga Pasaman Barat dan Tanah Datar.

Data perusahaan mencatat, PalmCo terlibat dalam evakuasi sekitar 1.700 warga, mengerahkan 27 unit alat berat untuk membuka akses wilayah terisolasi, serta mendirikan 45 posko pengungsian. Bantuan logistik yang disalurkan mencakup beras, air mineral, gula, telur, minyak goreng, mi instan, pakaian, dan obat-obatan.

Di luar itu, perusahaan juga menyediakan akses komunikasi gratis berbasis Starlink di sejumlah wilayah terpencil, membantu warga dan petugas tetap terhubung di tengah keterbatasan jaringan.

*Kolaborasi Lintas Lembaga*
Langkah PalmCo tidak berjalan sendiri. Sejak hari pertama bencana, perusahaan membentuk Tim Crisis Centre untuk mengoordinasikan respons cepat dan memastikan bantuan tepat sasaran. Tim ini bekerja bersama pemerintah pusat dan daerah, BPBD, TNI, kepolisian, serta berbagai organisasi kemanusiaan.

Kolaborasi itu pula yang memungkinkan PalmCo terlibat dalam penyediaan lahan relokasi untuk huntara dan huntap lengkap dengan fasilitas umum, serta dukungan nonlogistik seperti penyediaan makam gratis bagi korban bencana.

“Tidak semua orang punya kesempatan untuk berbagi dalam situasi seperti ini. Kami bersyukur, sebagai BUMN, diberi ruang dan kemampuan untuk hadir bersama masyarakat,” ujar Jatmiko.

*Menjaga Keberlanjutan*
Di tengah banyaknya bantuan yang bersifat sesaat, keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan pascabencana. Upaya PalmCo yang bergerak dari fase tanggap darurat hingga pemulihan menunjukkan bahwa peran korporasi negara dapat melampaui bantuan simbolik.

Bagi warga terdampak, bantuan pangan yang datang hari ini bukan sekadar logistik, melainkan penanda bahwa mereka belum ditinggalkan. Bagi negara, kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan BUMN menjadi fondasi penting agar pemulihan tidak terputus di tengah jalan.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan memberi manfaat nyata, bukan hanya hari ini, tetapi untuk perjalanan pemulihan yang masih panjang,” kata Jatmiko.

Pemulihan memang membutuhkan waktu. Namun, dengan bantuan yang terus mengalir dan kerja bersama berbagai pihak, harapan untuk bangkit tetap terjaga.(AVID/r)

Berita Terkait

Wisatawan Berkurang Akibat Erupsi GAK, Pendapatan Sopir Angdes Bakauheni Ikut Terpukul
Polda Lampung Perkuat Pencarian 5 Wartawan dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Gerak Cepat TNI-Polri dan Damkar Padamkan Kebakaran di Perbukitan Desa Pasuruan
Antisipasi Abu Vulkanik GAK, Pemdes Bakauheni Bagikan 1.000 Masker Gratis
Laskar Lampung dan Karang Taruna Bagikan 5.000 Masker, Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Wah!!! Masih Ada Tumpukan Sampah Di Depan Dinas Kesehatan Batanghari 
Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Mabes TNI Perkuat Edukasi Masyarakat di Penengahan
Cegah Karhutla, Tim Penyuluh Sosialisasikan Bahaya Pembakaran Lahan kepada Warga Penengahan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:35 WIB

TNI-Polri Bersama Warga, Gerakan Jumat Bersih Warnai Lingkungan Kantor Lurah Sidikalang

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Babinsa Dampingi Penyaluran BLT-DD kepada 10 KPM di Desa Lau Pakpak

Jumat, 11 September 2026 - 16:19 WIB

Ngopi Bareng Pemuda, Babinsa Koramil 03/Parongil Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Jumat, 11 September 2026 - 16:09 WIB

Semangat Haornas ke-43 diperingati Kodam XVIII/Kasuari

Jumat, 11 September 2026 - 15:58 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Mandiri, Prajurit Pos Moyeba Satgas Yonif 147/KGJ Gelar Kegiatan Hanpangan Pos

Jumat, 11 September 2026 - 15:43 WIB

Pangdam I/BB, Danrem 023/KS Ucapkan Terimakasih kepada Satgas Pam VVIP Kunker Wakil Presiden RI

Jumat, 11 September 2026 - 15:33 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Desa di Paluta Capai 80 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Galian PDAM Tirta Benteng di Jalan Raya Pajajaran Disorot, K3 Diduga Diabaikan, Dirut Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Semangat Haornas ke-43 diperingati Kodam XVIII/Kasuari

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:09 WIB