Galian PDAM Tirta Benteng di Jalan Raya Pajajaran Disorot, K3 Diduga Diabaikan, Dirut Diminta Turun Tangan

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG — NasionalDetik.Com —  Aktivitas pekerjaan galian proyek Perumda Tirta Benteng (PDAM Tirta Benteng) di Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, kembali menjadi sorotan. Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi proyek diduga belum berjalan maksimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.21 WIB, terlihat seorang pekerja melakukan aktivitas di area galian tanah. Namun, pekerja tersebut diduga tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.

Kondisi tersebut tentu patut dipertanyakan. Sebab, pekerjaan galian memiliki risiko keselamatan yang tidak bisa dianggap sepele. Pekerja berhadapan langsung dengan area tanah yang digali, material batu dan tanah, serta aktivitas masyarakat dan kendaraan di sekitar lokasi.

Ironisnya, persoalan keselamatan justru terlihat dari hal yang paling mendasar, yakni penggunaan APD dan pengamanan area kerja.

Di sekitar lokasi, material hasil galian tampak berserakan dan menumpuk. Apabila tidak ditata serta diamankan dengan baik, kondisi tersebut berpotensi mengganggu pengguna jalan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar proyek.

Pertanyaannya, siapa yang bertanggung jawab memastikan standar K3 benar-benar diterapkan di lapangan?

Perumda Tirta Benteng sebagai pemilik proyek maupun pihak pelaksana pekerjaan semestinya tidak hanya mengejar target penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap tahapan proyek memenuhi standar keselamatan.

Jangan sampai aspek K3 baru menjadi perhatian setelah terjadi kecelakaan.

Sorotan ini juga menjadi catatan serius bagi jajaran manajemen, termasuk Direktur Utama Perumda Tirta Benteng. Sebagai pimpinan perusahaan daerah yang bertanggung jawab terhadap tata kelola dan pelayanan perusahaan, Dirut patut memastikan pekerjaan di lapangan tidak berjalan tanpa pengawasan yang memadai.

Kalau benar standar K3 sudah menjadi kewajiban dalam pekerjaan tersebut, mengapa masih ditemukan pekerja yang diduga tidak menggunakan APD secara lengkap?

Pertanyaan ini layak dijawab secara terbuka agar masyarakat tidak hanya menerima janji bahwa keselamatan kerja menjadi prioritas, tetapi juga dapat melihat penerapannya secara nyata di lapangan.

Masyarakat berharap Perumda Tirta Benteng segera melakukan evaluasi dan memerintahkan pihak pelaksana untuk memperketat pengawasan K3. Penggunaan APD, pemasangan rambu-rambu, pembatas area kerja, penataan material galian, serta pengamanan terhadap pengguna jalan harus menjadi perhatian serius.

Jangan tunggu ada korban baru kemudian sibuk mencari siapa yang harus bertanggung jawab.

Proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur memang dibutuhkan masyarakat. Namun, pembangunan tidak boleh mengorbankan keselamatan pekerja maupun warga sekitar.

Kini publik menunggu langkah konkret Perumda Tirta Benteng. Apakah temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti, atau persoalan K3 kembali dibiarkan menjadi pemandangan biasa?

(Pran’s.IWO-I)

Berita Terkait

Jembatan Gantung Aek Bargot Masuk Tahap Akhir, Progres Capai 90,5 Persen
Perkuat Sinergi Pendidikan, Pos Kramongmongga Satgas Yonif 147/KGJ Gelar Karya Bhakti di SMA 1 Henggi Distrik Kramongmongga
Babinsa Koramil 03/Parongil Ajak Warga yang Butuh Pekerjaan Bersihkan Markas
Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga
Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga TIGALINGGA – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba terus diperkuat melalui sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba kepada warga di Kantor Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Jumat (11/9/2026). Dalam kegiatan itu, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting dan Serda Parlindungan Simamora, hadir sekaligus menjadi salah satu narasumber. Sosialisasi yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.30 WIB tersebut diikuti 21 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. Kegiatan turut dihadiri Camat Tigalingga Saut Marganda Sinaga, Kapolsek Tigalingga Iptu P. Lumban Toruan dan Kepala Desa Tigalingga Ferdinan Simamora. Rangkaian kegiatan diawali sambutan Kepala Desa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Camat, Kapolsek dan Babinsa. Dalam pemaparannya, Serma Imanuel Ginting menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap ancaman narkoba dan bersama-sama membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi penerus bangsa. “Narkoba adalah musuh kita bersama. Selamatkan generasi penerus bangsa dari terpaparnya narkoba,” tegasnya. Menurut Serma Imanuel, pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dan anggota keluarga perlu membangun komunikasi secara rutin, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta membiasakan diri mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan ajaran agama masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila memperoleh informasi mengenai dugaan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan narkoba di Desa Tigalingga. Melalui kepedulian dan keberanian masyarakat untuk saling mengingatkan serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba, lingkungan desa diharapkan tetap aman dan sehat bagi generasi muda. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan sosial dan masa depan generasi bangsa. (Prajurit Pena)
*Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 7 Koli Ball Press Illegal di Jalur Tikus Entikong*
10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata
TNI-Polri Bersama Warga, Gerakan Jumat Bersih Warnai Lingkungan Kantor Lurah Sidikalang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:29 WIB

RUTAN KABANJAHE MENERIMA KUNJUNGAN GBKP KOMISI PENANGGULANGAN HIV/AIDS DAN NAPZA KABANJAHE

Sabtu, 12 September 2026 - 12:59 WIB

Satlantas Polres Karo Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang di Jalur Medan-Kabanjahe

Sabtu, 12 September 2026 - 12:47 WIB

Sinergi PPP AD Karo: Pererat Silaturahmi Pengurus Rayon Lewat Kopdar di Puncak Gundaling

Sabtu, 12 September 2026 - 09:23 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Kabanjahe, Delapan Orang Diamankan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:14 WIB

Polsek Tiganderket Amankan Kegiatan Sambang Warga Bupati Karo di Desa Susuk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:58 WIB

Polres Karo Gerebek Cafe Gondrong, Tiga Orang Diamankan dan Dua Puluh Pengunjung Positif Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:32 WIB

Camat Lau Baleng Bangga Atas Dedikasi Brigif TP 37/HS dalam Memperkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 03:32 WIB

Brigif TP 37/HS Tunjukkan Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di HUT Pertama

Berita Terbaru