Mardingdin, Karo Nasionadetik.net
– Di tengah puing-puing duka yang menyelimuti Desa Laukasumpat, Kecamatan Mardinding, secercah harapan muncul melalui kepedulian yang tulus. Peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada 1 Februari 2026—yang menghanguskan 7 rumah dan 2 rumah warga harus dibongkar guna memutus jalur si jago merah. dengan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah—memantik respons cepat dan penuh empati dari tokoh pemuda kebanggaan masyarakat- (Nasionaldetik.Net 04 Februari 2026 )
Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB), Supriadi Ginting, turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan sembako bagi para korban. Kehadiran beliau bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata semboyan “Satu Rasa Satu Jiwa” yang diusung organisasi PBB.
Dengan penuh kerendahan hati, Supriadi Ginting menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada warga yang terdampak.
“Kami turut merasakan kepedihan yang dialami saudara-saudara kita. Semoga ketabahan selalu menyertai dalam menghadapi ujian ini. Bantuan yang kami bawa mungkin tidak sebanding dengan kehilangan yang dirasakan, namun kami berharap ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” tutur Supriadi Ginting dengan nada penuh ketulusan.
Aksi ini semakin diperkuat dengan kehadiran tokoh politik berpengaruh, Bapak Luhut Simanjuntak, S.E., Anggota DPRD Provinsi dari Fraksi Gerindra. Kehadiran beliau bersama jajaran Ketua Ranting PBB se-Kecamatan Mardinding menjadi sinyal kuat bahwa gerakan kemanusiaan ini didukung oleh struktur yang solid dan visi politik yang pro-rakyat.
Penyerahan bantuan yang diterima langsung oleh Kepala Desa lau Kasumpat (Karia Tarigan)menjadi momentum haru sekaligus membanggakan. Warga melihat sosok Supriadi Ginting bukan hanya sebagai ketua organisasi, melainkan sebagai sosok pelindung yang memiliki kepekaan sosial tinggi.
Meskipun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, semangat yang dibawa oleh tim PBB(pemuda Batak bersatu)telah membakar kembali harapan warga untuk bangkit. Aksi ini menjadi standar baru bagi organisasi kepemudaan lainnya bahwa loyalitas sejati adalah pengabdian kepada masyarakat.
(Jonson Tarigan)





































