Medan 17 Juni 2025 – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengaku heran melihat tingkah laku Bupati Kabupaten Batubara Baharuddin Siagian yang tidak mengirimkan kontingen untuk mengikuti serta menyemarakkan pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-40. Kegiatan yang digelar di Lapangan Astaka pada Senin (16/06/2025) malam tersebut tidak diikuti oleh kontingen dari Kabupaten Batubara, padahal daerah tersebut mayoritas penduduknya beragama Islam.
“Saya belum dapat info (ketidakikutsertaan). Batubara tidak mengirim ya, Batubara tidak mengirim,” ujar Bobby Nasution kepada wartawan usai acara pembukaan. Bahkan, ia mengaku merasa malu dengan kehadiran para pejabat pusat yang menghadiri kegiatan tersebut akibat ketidakikutsertaan dari Kabupaten Batubara.
Gubernur Bobby kemudian membandingkannya dengan sejumlah daerah di Provinsi Sumut yang meskipun jumlah penduduk muslimnya minoritas, tetap berpartisipasi dalam MTQ ke-40. Menurutnya, Kepulauan Nias yang dikenal dengan jumlah penduduk muslim yang tidak mayoritas tetap mengirimkan kontingen, begitu juga dengan Kabupaten Toba dan Kabupaten Tapanuli Utara.
“Justru Nias mengirim ya, kita tahu ya Nias minoritas muslim, justru mengirim. Kemudian Toba, Tapanuli Utara walaupun beberapa kontingen tapi tetap ngirim,” ucapnya dengan nada menyayangkan. Hal ini membuatnya menyampaikan pertanyaan terkait status Kabupaten Batubara sebagai bagian dari Provinsi Sumatera Utara.
“Batubara gak tahu saya, masih provinsi Sumatera Utara mudah-mudahan,” tutup Bobby Nasution dalam pernyataannya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Bupati Batubara Baharuddin Siagian terkait alasan tidak mengirimkan kontingen untuk mengikuti MTQ ke-40 Provinsi Sumut. (ah/red)





































