MEDAN
Pengurus Wilayah Persatoean Pemoeda Tarbijah Islamijah (PW Pemoeda Perti) Sumatera Utara, secara resmi kembali lagi menerbitkan serangkaian Surat Mandat pembentukan dan penyusunan komposisi personalia Pengurus Daerah Pemoeda Perti Periode 2026–2031, kali ini untuk di 11 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.
Langkah strategis ini ditandatangani langsung oleh Ketua PW Pemoeda Perti Sumut, Drs. Khairul Muslim, bersama Sekretaris Ayub Kesuma Siregar, sebagai bentuk percepatan konsolidasi organisasi di tingkat basis daerah.
Dalam penjelasannya, Khairul Muslim menegaskan bahwa penerbitan mandat ini bertujuan untuk menguatkan struktur serta menggerakkan roda organisasi kepemudaan berbasis tarbiyah Islamiyah di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Para pemegang mandat diberikan batas waktu selama 3 (tiga) bulan sejak surat ditetapkan untuk menyelesaikan penyusunan kepengurusan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pemoeda Perti.
Daftar Penerima Mandat dan Wilayah Tugas (Periode 2026–2031)
|
No. |
Wilayah Cakupan |
Penerima Mandat |
Asal Daerah |
|---|---|---|---|
|
1 |
Kota Medan |
Muhammad Isya |
Medan |
|
2 |
Kota Binjai |
Zulkhairi Batubara & Deva Armaya |
Binjai |
|
3 |
Kabupaten Batu Bara |
Rustam |
Lima Puluh |
|
4 |
Kabupaten Asahan |
Yanto |
Kisaran |
|
5 |
Kota Tanjungbalai |
Saufi Simangunsong |
Tanjungbalai |
|
6 |
Kota Padangsidimpuan, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Padang Lawas Utara, & Kab. Padang Lawas |
Julpan Tambunan |
Padangsidimpuan |
|
7 |
Kabupaten Mandailing Natal |
Ridwan Lubis |
Panyabungan |
|
8 |
Kota Pematangsiantar & Kab. Simalungun |
Effendi Damanik & Waristo |
PW Pemoeda Perti Sumut mengingatkan bahwa apabila dalam batas waktu tiga bulan kepengurusan daerah belum berhasil disusun, maka surat mandat yang diberikan dinyatakan tidak sah dan akan dievaluasi kembali. Konsolidasi ini diharapkan selesai tepat waktu agar pelantikan dan program kerja strategis kepemudaan di tiap daerah dapat segera direalisasikan.





































