PCMB 2026 Jawa Barat Dinilai Kacau, Ade Gentong Desak Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dievaluasi

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:43 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI – NasionalDetik.Com – Pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) tahun 2026 di Jawa Barat menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. Sistem yang seharusnya menjadi instrumen pemetaan strategis ini justru memicu keresahan massal bagi jutaan orang tua siswa akibat gangguan teknis, perubahan skor yang mendadak, hingga ketidakjelasan mekanisme pendaftaran.

​Menanggapi situasi yang kian tidak menentu tersebut, DPP Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia melalui Ade Gentong angkat bicara. Ia menilai instrumen PCMB saat ini telah gagal memberikan kepastian dan justru menciptakan kepanikan di tingkat orang tua.

​”Jika instrumen yang dibuat pemerintah lebih banyak menimbulkan kepanikan daripada memberikan kepastian, maka ada yang salah dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Jangan jadikan rakyat sebagai kelinci percobaan dari sebuah sistem yang belum matang,” tegas Ade Gentong.

Menurutnya, polemik yang terjadi merupakan cerminan lemahnya kesiapan teknis serta buruknya sosialisasi dari Dinas Pendidikan Jawa Barat. Padahal, PCMB diproyeksikan sebagai tahapan krusial untuk memetakan calon murid sebelum proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai.

​Melihat gaduhnya situasi yang bahkan membuat Gubernur Jawa Barat turun tangan melakukan inspeksi langsung ke kantor Dinas Pendidikan, Ade Gentong mendesak agar dilakukan evaluasi secara serius terhadap jajaran pimpinan di instansi tersebut. Ia menuntut agar Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat bertanggung jawab penuh atas kegagalan sistem ini.

​”Jangan sampai masyarakat dipaksa beradaptasi dengan sistem yang berubah-ubah, sementara pihak pengambil kebijakan berlindung di balik alasan teknis. Jika memang tidak mampu mengelola, lebih baik mundur atau segera dicopot,” tandasnya.

​Sebagaimana diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengakui adanya kendala teknis pada aplikasi dan memutuskan untuk memperpanjang waktu pengisian data hingga 11 Juni 2026. Namun, bagi DPP IWO Indonesia, langkah tersebut hanyalah respons reaktif atas masalah yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.

“Pendidikan adalah hak dasar masyarakat yang tidak boleh dipertaruhkan oleh sistem yang belum siap. Orang tua sudah terbebani memikirkan masa depan anaknya, jangan ditambah dengan kebijakan yang membingungkan. Negara harus hadir memberikan kepastian, bukan justru menciptakan kepanikan massal,” tutupnya.

​DPP IWO Indonesia menegaskan akan terus mengawal proses ini dan menuntut evaluasi menyeluruh agar tidak ada calon murid yang dirugikan oleh lemahnya koordinasi dan persiapan teknis di lapangan.

(Pran’s IWO-I)

Berita Terkait

Cegah Tawuran dan Penyalahgunaan Narkoba, ALPETARA Perkuat Edukasi Pelajar Tangerang Raya
Anggota DPD IWO Indonesia Kabupaten Tangerang Geram, Tumpukan Sampah di Sukadiri Dinilai Cederai Wajah Pelayanan Publik
Revitalisasi SLB Negeri Kabupaten Bekasi Perkuat Akses Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Pokja IWO Indonesia Desak Polisi Sikat Kontraktor Proyek Kalibutek yang Pakai BBM Subsidi
Waww!!! “DPD-GWI KALSEL ANGKAT BICARA, LAPORAN KORBAN DIDUGA DIABAIKAN — PROPAM POLRI DIMINTA SEGERA BERTINDAK DEMI MEMULIHKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT”
Sengkarut Lahan di Depok: Ketika Girik Bertemu SHM Eks Terpidana BLBI, Asas *Prejudicial Geschil* Terabaikan?
BEM PTUN : “Jangan Politisasi MBG di Lingkungan Kaum Akademisi”
Warga Desak Tertibkan Proyek Yayasan TKW,Pemkab Bekasi Tutup Mata ,Proyek Siluman Tetap Berjalan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:35 WIB

TNI-Polri Bersama Warga, Gerakan Jumat Bersih Warnai Lingkungan Kantor Lurah Sidikalang

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Babinsa Dampingi Penyaluran BLT-DD kepada 10 KPM di Desa Lau Pakpak

Jumat, 11 September 2026 - 16:19 WIB

Ngopi Bareng Pemuda, Babinsa Koramil 03/Parongil Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Jumat, 11 September 2026 - 16:09 WIB

Semangat Haornas ke-43 diperingati Kodam XVIII/Kasuari

Jumat, 11 September 2026 - 15:58 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Mandiri, Prajurit Pos Moyeba Satgas Yonif 147/KGJ Gelar Kegiatan Hanpangan Pos

Jumat, 11 September 2026 - 15:43 WIB

Pangdam I/BB, Danrem 023/KS Ucapkan Terimakasih kepada Satgas Pam VVIP Kunker Wakil Presiden RI

Jumat, 11 September 2026 - 15:33 WIB

Jembatan Gantung Penghubung Desa di Paluta Capai 80 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Galian PDAM Tirta Benteng di Jalan Raya Pajajaran Disorot, K3 Diduga Diabaikan, Dirut Diminta Turun Tangan

Berita Terbaru

NASIONAL

Semangat Haornas ke-43 diperingati Kodam XVIII/Kasuari

Jumat, 11 Sep 2026 - 16:09 WIB