KABANJAHE, Tanah Karo–Nasionaldetik.com.
Sebuah pemandangan harmonis tersaji di markas komando Polres Tanah Karo, Selasa (24/2/2026). Di bawah langit Bumi Turang, jajaran DPC LSM LPKN-Tipikor disambut hangat oleh Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H, M.H, M.Si, dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang sarat akan nilai kekeluargaan.
Pertemuan yang berlangsung di Centre Polres Karo sekitar pukul 11.00 WIB ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan langkah awal penguatan pengawasan terhadap tindak pidana korupsi di Kabupaten Karo.
Ketua DPC LSM LPKN-Tipikor, Ronny Munthe, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterbukaan Kapolres. Menurutnya, karakter humanis yang ditunjukkan AKBP Pebriandi menjadi sinyal positif bagi para penggiat anti-korupsi untuk berkolaborasi.
”Kami datang untuk menjalin silaturahmi sekaligus membangun jembatan kerjasama yang kokoh dengan Polres Tanah Karo, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus-kasus korupsi di daerah kita ini,” ujar Ronny dengan lugas.
Menanggapi niat baik tersebut, AKBP Pebriandi Haloho menyambut dengan tangan terbuka. Perwira menengah dengan tiga melati di pundak ini menegaskan bahwa kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dan memerlukan mata serta telinga dari elemen masyarakat seperti LSM.
“Kami siap bersinergi. Jika rekan-rekan menemukan indikasi penyelewengan atau tindak pidana korupsi, jangan ragu untuk menyurati dan melaporkan kepada kami. Pasti akan kami tindak lanjuti demi kemajuan kampung halaman kita ini,” tegas Kapolres dengan penuh keakraban.
Menariknya, di sela-sela diskusi, AKBP Pebriandi menunjukkan sikap rendah hati yang menuai pujian. Ia mengakui bahwa institusi kepolisian, sebagai organisasi yang diisi oleh manusia biasa, tentu tak luput dari kekurangan.
”Kami sangat memerlukan masukan dari rekan-rekan sekalian. Bantu kami dalam menegakkan hukum di Bumi Turang ini. Kritik dan saran adalah energi bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” tutur AKBP Pebriandi dengan nada rendah hati.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga integritas pembangunan di Kabupaten Karo, memastikan setiap rupiah uang negara sampai ke tangan rakyat tanpa dikorupsi.
(Nur Kennan Tarigan)





































