Permainan Mesin Judi Tembak Ikan di Warung Kopi Wilayah Namo Rambe, Deli Serdang Yang Dikeluhkan Warga Karena Meresahkan.
Namorambe.
Nasionaldetik.com–
Aktivitas mesin judi tembak ikan diduga kembali semarak di wilayah hukum Polsek Namo Rambe Polresta Deliserdang, Kabupaten Deli Serdang.
Sejumlah warga mengaku resah karena praktik perjudian tersebut Disebut-sebut berlangsung terang-terangan dan belum tersentuh penindakan.konten
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, sedikitnya terdapat tiga lokasi yang diduga menjadi tempat beroperasinya mesin judi tembak ikan.
Lokasi pertama berada di kawasan Terminal Namo Rambe, tepatnya di sebuah ruko yang menurut warga diduga milik salah satu ketua organisasi masyarakat (ormas).
Di lokasi ini, warga menyebut terdapat dua unit mesin tembak ikan yang beroperasi. Bahkan, warga juga menduga adanya peredaran narkotika jenis sabu-sabu di sekitar lokasi tersebut.
“Seminggu lebih itu beroperasi, bang. Mesin dua unit di ruko dekat terminal. Katanya juga ada sabu-sabu di situ,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (19/2) Sore.
Lokasi kedua disebut berada di sebuah warung kopi (warkop) di kawasan Tangkahan, tidak jauh dari Terminal Namo Rambe. Di tempat tersebut, warga mengungkapkan terdapat satu unit mesin tembak ikan yang aktif. Dan diduga ada barak Sabu Sabu di belakang warkop tersebut.
Sementara lokasi ketiga berada di Dusun Namopinang, Desa Namorambe. Mesin judi tembak ikan diduga beroperasi di sebuah warung kopi setempat.
Warga juga menyebut mesin-mesin tersebut diduga dikendalikan oleh seseorang bermarga Sembiring yang kerap dipanggil Ketua Tek.
Selain itu, beredar pula nama seorang oknum berinisial Hando yang disebut-sebut memiliki peran dalam aktivitas tersebut.
Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait kebenaran informasi tersebut.
Warga kehilangan kepercayaan
maraknya dugaan praktik perjudian ini membuat masyarakat setempat mengaku kecewa dan kehilangan kepercayaan terhadap kinerja Polsek Namo Rambe.
Warga berharap Kapolresta Deli Serdang turun langsung mengambil alih penanganan kasus tersebut guna memulihkan kepercayaan publik.
“Kami berharap Kapolresta Deli Serdang bisa turun tangan. Masyarakat sudah tidak percaya lagi dengan Kapolsek,” ungkap warga lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Namo Rambe AKP Sukses W Secapa Sinulingga telah dikonfirmasi terkait dugaan maraknya praktik perjudian di wilayah hukumnya.
Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan penindakan tegas terhadap segala bentuk praktik perjudian dan peredaran narkotika yang meresahkan warga.
(E/tim)





































