PAKPAK BHARAT –Nasionaldetik.net
Ada suasana berbeda di sebuah warung miso sederhana di Desa Silimakuta, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (13/2/2026). Setelah berpatroli mengecek kondisi lahan pertanian warga, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu, memilih duduk bersama Koordinator PPL Kecamatan STTU Julu, Tumpal Banurea, dan para petani. Sambil menikmati semangkuk miso hangat, mereka berbincang santai namun serius membahas perkembangan tanaman jagung, cabai, dan komoditas lainnya yang menjadi andalan warga.
Sertu S. Boangmanalu menjelaskan, patroli tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pertanian warga tetap terpantau, terutama di tengah dinamika cuaca yang belakangan tidak menentu. “Kami barusan mengecek kondisi pertanian warga yang menanam jagung, cabai, dan tanaman lainnya. Secara umum cukup baik, namun tetap perlu perhatian pada perawatan dan pengendalian hama,” ujarnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani bukan sekadar pemantauan, tetapi juga memberi semangat dan memastikan petani tidak berjalan sendiri.
Koordinator PPL Kecamatan STTU Julu, Tumpal Banurea, menyampaikan bahwa sinergi antara penyuluh pertanian, TNI, dan kelompok tani sangat penting untuk menjaga produktivitas. Ia menegaskan bahwa pendampingan rutin di lapangan membantu petani lebih cepat mengatasi persoalan, mulai dari pemupukan hingga antisipasi serangan hama. “Kolaborasi seperti ini membuat komunikasi lebih efektif. Petani bisa langsung menyampaikan kendala, dan kita carikan solusi bersama,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua Kelompok Tani Mekar, Zulkarnaen Pasi, mengaku merasa diperhatikan dengan kehadiran Babinsa dan PPL yang turun langsung ke lahan. Ia menyebut, dukungan moral dan teknis sangat berarti bagi petani, terlebih saat menghadapi tantangan harga dan cuaca. “Kami berharap pendampingan seperti ini terus berlanjut. Petani jadi lebih percaya diri dalam mengelola lahan,” ungkapnya.
Terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A. Sagala menegaskan bahwa jajaran Koramil akan terus mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan. Ia mengatakan, Babinsa memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi desa. “Kami berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memastikan program ketahanan pangan berjalan dan petani mendapatkan pendampingan yang maksimal,” tegasnya.
Sumber: Prajurit Pena
(Nur Kennan Tarigan)





































