​Anggaran IRPOM Sabah Budan Mandin Dipertanyakan, Ketua Kelompok Tani Fajar Tani Pilih Bungkam “Ada Apa” ??

Nur Kennan Br Tarigan

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:07 WIB

50135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mardingding -Tanah Karo – Nasionaldetik.com

Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang seharusnya menjadi angin segar bagi produktivitas lahan pertanian di wilayah Sabah Budan Mandin kini justru memicu polemik. Hingga saat ini, transparansi mengenai besaran dana yang mengalir ke rekening Kelompok Tani Fajar Tani masih menjadi tanda tanya besar di kalangan anggota dan warga setempat.

​Transparansi Anggaran yang Kabur
​Berdasarkan investigasi di lapangan, proyek IRPOM yang bertujuan untuk mengairi lahan di musim kering ini baru saja dioperasikan pasca diberitakan karna tak kunjung dioperasikan semenjak selesai dikerjakan tahun 2023 lalu,

Mirisnya, hingga saat ini Ketua Kelompok Tani Fajar Tani berinisial R br K dan KUPT Dinas Pertanian Kecamatan Mardingding berinusial E br G belum menunjukkan keterbukaan informasi publik yang memadai.

Ketua Kelompok Tani Fajar Tani dilaporkan belum memaparkan secara rinci total anggaran yang telah dicairkan dan masuk ke rekening kelompok kepada awak media
Seakan akan anggaran untuk proyek tersebut adalah rahasia negara yang tidak boleh diketahui publik

​Ketidakjelasan ini memicu spekulasi mengenai pengelolaan dana hibah pemerintah tersebut yang bersumber dari pajak rakyat. Padahal, sesuai aturan pengelolaan dana publik, setiap bantuan yang masuk ke rekening kelompok tani wajib diumumkan secara transparan sebagai bentuk akuntabilitas.

Bahkan menurut keterangan yang berhasil dihimpun dari warga setempat, bahwa sejak awal dimulai pengerjaan Proyek IRPOM tersebut hingga saat ini belum tampak dipasang plank kegiatan proyek.

​Belum adanya laporan berkala atau pertemuan resmi untuk membahas jumlah saldo dan realisasi penggunaan dana IRPOM. Para petani anggota kelompok merasa memiliki hak untuk mengetahui nominal anggaran demi memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis.

​Dengan minimnya transparansi seringkali menjadi pintu masuk bagi potensi penyalahgunaan anggaran atau pemotongan dana yang tidak sah.

​”Seharusnya Ketua terbuka. Ini uang negara untuk kepentingan petani, bukan uang pribadi. Kami hanya ingin tahu berapa yang cair dan untuk apa saja,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya

​Masyarakat menanti tindakan tegas Instansi Terkait dimna diketahui bahwa Kegiatan IRPOM merupakan program strategis nasional untuk ketahanan pangan. Jika transparansi di tingkat bawah tersumbat, maka efektivitas program ini patut dipertanyakan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ketua Kelompok Tani Fajar Tani R br K belum juga memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik tertutupnya informasi keuangan tersebut, padahal dirinya sempat berjanji akan mengirimkan data total anggaran yang masuk ke rekening kelompok tani yang dipimpinnya.

​Warga dan anggota kelompok tani didampingi pengurus LSM dalam waktu dekat berencana mendesak pihak Dinas Pertanian Kabupaten Karo dan pihak berwenang untuk turun tangan melakukan audit lapangan guna memastikan anggaran IRPOM di Sabah Budan Mandin tepat sasaran dan bebas dari praktik maladministrasi maupun praktek korupsi.

(Red)

Berita Terkait

Masih Suasana Lebaran, Bhabinkamtibmas Polres Tanah Karo Sambangi Masjid Pererat Silaturahmi Dengan Warga
Polsek Barusjahe dan Warga Gotong Royong Rawat Jembatan Lau Basam
Laporan Kemacetan Tetap Ditindak Lanjuti, Respons Cepat Polisi di Jalur Merek–Sidikalang
Bupati Karo Sambut Kapolda Sumut Lakukan Peninjauan OPS Ketupat Toba 2026, Pastikan Pengamanan Lebaran Berjalan Maksimal
Kapolda Sumut Sapa Warga di Mikie Holiday, Kehangatan Polisi di Tengah Pengamanan Lebaran
Kapolda Sumut Tinjau Langsung Ops Ketupat Toba 2026 di Berastagi, Pastikan Pengamanan Lebaran Berjalan Maksimal
Operasi Ketupat Toba 2026 – Jangan Lengah, Jaga Barang Anda
Rutan Kabanjahe Laksanakan Rapat Dinas Guna Perkuat Integritas, Kredibilitas Dan Persiapan HBP Tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:51 WIB

LAPAS KELAS IIB MUARA BULIAN MELAKSANAKAN KEGIATAN PISAH SAMBUT PEJABAT STRUKTURAL

Jumat, 17 April 2026 - 15:19 WIB

Sumur Minyak Ilegal Driling Batanghari Menuai Sorotan Masyarakat, Di Duga Kebal Hukum 

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WIB

Ketua Pewarta Polrestabes Medan Gelar Jumat Barokah, Silaturahmi Jalan Terus

Kamis, 16 April 2026 - 13:31 WIB

WARGA DESA AUR BERDURI ,GEGER PENEMUAN MAYAT LAKI – LAKI DI RUAS JALAN PT SESRA LAMA 

Kamis, 16 April 2026 - 06:44 WIB

Sebentar Lagi Kodim 0203/Langkat Bersinergi Dengan Pemkab Wujudkan Pembangunan di Wilayah Gebang

Rabu, 15 April 2026 - 09:25 WIB

Kasus 58 Kg Narkoba: Sanksi Oknum, Bukan Copot Kapolda Jambi

Senin, 13 April 2026 - 17:13 WIB

DEMI DAPUR ,WARGA RELA MENUNGGU GAS MELON BERJAM- JAM DI SPBU PAL3 MUARA BULIAN

Senin, 13 April 2026 - 04:54 WIB

Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan Minta BPK RI Periksa menyeluruh Laporan Keuangan Pemda Batang Hari Tahun 2025.

Berita Terbaru