Pembinaan Berkelanjutan Sabuk Kamtibmas, Polisi dan Warga Bersatu Jaga Kemayoran Tetap Aman

REDAKSI NASIONAL DETIK

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pusat – NasionalDetik.Com – Menjaga keamanan bukan semata-mata tugas polisi. Di tengah masyarakat, kepedulian warga menjadi kekuatan penting untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Semangat tersebut terus dibangun Polsek Kemayoran melalui pembinaan berkelanjutan Sabuk Kamtibmas bersama pengemudi ojek online (ojol), organisasi masyarakat, dan warga.

Kegiatan pembinaan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai di Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 orang.

Pembinaan dipimpin Wakapolsek Kemayoran IPTU Sahuri Saputro bersama Kanit Binmas AKP Sutono. Kegiatan turut melibatkan Pemuda Pancasila, Pokdarkamtibmas, serta warga sekitar Polsek Kemayoran.

Dalam pembinaan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai Sabuk Kamtibmas sebagai sistem pengamanan lingkungan berbasis masyarakat. Melalui wadah tersebut, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam melakukan deteksi dini, bertukar informasi, serta membangun komunikasi dan koordinasi dengan kepolisian.

Sabuk Kamtibmas juga diarahkan untuk membantu mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tawuran, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan kejahatan jalanan lainnya.

Wakapolsek Kemayoran IPTU Sahuri Saputro mengatakan, keamanan akan semakin kuat ketika polisi dan masyarakat saling percaya serta membangun komunikasi secara berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi objek pengamanan, tetapi menjadi bagian dari kekuatan untuk menjaga lingkungannya. Melalui Sabuk Kamtibmas, setiap informasi dan potensi gangguan dapat dikomunikasikan lebih cepat kepada kepolisian,” ujar Sahuri.

Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menyampaikan imbauan agar masyarakat dan pengemudi ojol tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan di media sosial terkait aksi demonstrasi yang sedang berkembang.

Peserta diminta bijak menerima dan menyebarkan informasi serta tidak meneruskan kabar yang belum dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diajak menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, sinergi dengan masyarakat merupakan bagian penting dari strategi Polri dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

“Kekuatan Polri bukan hanya terletak pada personel, tetapi juga pada kepercayaan dan kemitraan dengan masyarakat. Ketika polisi dan masyarakat saling peduli, potensi gangguan dapat dideteksi lebih awal dan dicegah bersama,” ujar Reynold.

Menurut Reynold, pengemudi ojol memiliki peran strategis karena mobilitasnya tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Informasi yang mereka temukan di lapangan dapat menjadi bagian dari upaya deteksi dini apabila disampaikan melalui jalur yang tepat.

Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H. menegaskan bahwa pembinaan kepada masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus merangkul seluruh elemen masyarakat. Ojol, ormas, Pokdarkamtibmas dan warga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan. Mari kita jadikan kepedulian sebagai kekuatan bersama untuk menjaga Kemayoran tetap aman dan kondusif,” kata Bambang.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Polsek Kemayoran juga memberikan bantuan sosial berupa beras seberat 5 kilogram kepada masing-masing peserta kegiatan.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial.

(Ad)

Berita Terkait

Polri Dampingi Pelajar SMK Taman Siswa 2 Kenali AI, Bekal Hadapi Era Digital
LMK Cawang Usulkan Dana Operasional Naik, Berharap Tak Jadi Anak Tiri Pemprov DKI
Jaga Kamtibmas dengan Hati, Kapolsek Kemayoran Rangkul RT-RW dan Tokoh Masyarakat
Perkuat Kinerja dan Kepedulian, Kapolsek Kemayoran Evaluasi Setiap Fungsi Demi Pelayanan Masyarakat
Apel Pagi Jam Pimpinan, Kapolsek Kemayoran Tekankan Anggota Hadir, Peduli dan Responsif terhadap Masyarakat
Pengamat Tegaskan Percakapan Budi Arie Hanya Pengandaian: Jangan Dipelintir Jadi Agenda Politik*
Sambangi Warga RW 06 Serdang, Kapolsek Kemayoran Perkuat Komunikasi untuk Jaga Kamtibmas
Estafet Kepemimpinan Polsek Kemayoran, Kompol Bambang Santoso Resmi Lanjutkan Pengabdian Kompol Agung

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:18 WIB

Perkuat Sinergi Pendidikan, Pos Kramongmongga Satgas Yonif 147/KGJ Gelar Karya Bhakti di SMA 1 Henggi Distrik Kramongmongga

Sabtu, 12 September 2026 - 08:18 WIB

Babinsa Koramil 03/Parongil Ajak Warga yang Butuh Pekerjaan Bersihkan Markas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:11 WIB

Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga

Sabtu, 12 September 2026 - 08:05 WIB

Sinergi TNI-Polri-Pemdes: Sosialisasi Anti Narkoba Kepada Warga di Desa Tigalingga TIGALINGGA – Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba terus diperkuat melalui sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba kepada warga di Kantor Desa Tigalingga, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Jumat (11/9/2026). Dalam kegiatan itu, Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting dan Serda Parlindungan Simamora, hadir sekaligus menjadi salah satu narasumber. Sosialisasi yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.30 WIB tersebut diikuti 21 peserta yang terdiri dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan. Kegiatan turut dihadiri Camat Tigalingga Saut Marganda Sinaga, Kapolsek Tigalingga Iptu P. Lumban Toruan dan Kepala Desa Tigalingga Ferdinan Simamora. Rangkaian kegiatan diawali sambutan Kepala Desa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Camat, Kapolsek dan Babinsa. Dalam pemaparannya, Serma Imanuel Ginting menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang dapat mengancam masa depan generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak bersikap pasif terhadap ancaman narkoba dan bersama-sama membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi penerus bangsa. “Narkoba adalah musuh kita bersama. Selamatkan generasi penerus bangsa dari terpaparnya narkoba,” tegasnya. Menurut Serma Imanuel, pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dan anggota keluarga perlu membangun komunikasi secara rutin, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta membiasakan diri mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan ajaran agama masing-masing. Ia juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila memperoleh informasi mengenai dugaan peredaran narkoba di tengah masyarakat. Sinergi TNI, Polri dan pemerintah desa bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan narkoba di Desa Tigalingga. Melalui kepedulian dan keberanian masyarakat untuk saling mengingatkan serta melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba, lingkungan desa diharapkan tetap aman dan sehat bagi generasi muda. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus hadir bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan sosial dan masa depan generasi bangsa. (Prajurit Pena)

Sabtu, 12 September 2026 - 05:49 WIB

*Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Gagalkan Penyelundupan 7 Koli Ball Press Illegal di Jalur Tikus Entikong*

Sabtu, 12 September 2026 - 04:45 WIB

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Jumat, 11 September 2026 - 16:35 WIB

TNI-Polri Bersama Warga, Gerakan Jumat Bersih Warnai Lingkungan Kantor Lurah Sidikalang

Jumat, 11 September 2026 - 16:28 WIB

Babinsa Dampingi Penyaluran BLT-DD kepada 10 KPM di Desa Lau Pakpak

Berita Terbaru