MEDAN —
Suasana berbeda terlihat di Kantor DPC GRIB Jaya Kota Medan. Senyum dan canda bercampur dengan suara warga yang antre menikmati makan siang gratis.
Menariknya, program ini terbuka untuk siapa saja, tanpa membedakan agama maupun suku.
“Siapa pun boleh datang, kita makan bersama,” menjadi pesan sederhana yang terus digaungkan pengurus. Ketika warga semakin ramai, semangat pengurus justru semakin tinggi. Yel-yel “GRIB! Jaya! Jaya! Jaya!” pun menggema, membuat suasana makan siang terasa seperti sebuah perayaan kebersamaan.
Yang membuat momen ini semakin menarik adalah pengunjung tidak hanya mendapatkan seporsi makanan. Warga diperbolehkan menambah hingga tiga kali, makan di tempat, bahkan membawa pulang.
Menu yang disajikan juga berganti setiap hari. Dalam kegiatan tersebut, warga menikmati hidangan seperti kikil, ikan teri, tauge, gulai dan ikan asin sambal.
Seorang ibu yang ditemui mengaku makanannya enak dan dirinya bisa menikmati makanan tersebut bersama warga lainnya.
Kesederhanaan menu justru terasa istimewa karena disajikan dalam suasana penuh keakraban.
Program makan gratis ini disebut telah berjalan lebih dari dua tahun dan dilaksanakan setiap hari, kecuali hari libur nasional. Bagi pengurus, semakin banyak masyarakat yang datang bukan menjadi beban, melainkan kebahagiaan.
“Kalau semakin ramai, kami semakin senang. Berarti semakin banyak yang menikmati dan semakin banyak pula doa yang mengalir,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kebersamaan bahkan melahirkan istilah sederhana yang mereka gaungkan sebagai semangat “MBG — Makan Bersama GRIB.”
Kegiatan sosial tersebut dapat terus berjalan berkat dukungan Pembina, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Medan serta para hamba Allah yang ikut memberikan bantuan.
Para pengurus menyampaikan doa agar seluruh pihak yang membantu diberikan kesehatan, kelancaran rezeki dan keberkahan.
Di tengah kegiatan, canda dan sapaan kepada warga membuat suasana semakin cair. Tidak terlihat jarak antara pengurus dan masyarakat; semua duduk bersama menikmati makanan yang sama, berbagi cerita dan tertawa bersama.
Di penghujung kegiatan, Kabid OKK DPC GRIB Jaya Kota Medan Dudi Efni Pasaribu menyampaikan pesan yang sederhana namun menyentuh: tetaplah berbuat baik kepada siapa pun, tanpa melihat agama maupun suku.
Sebab, menurutnya, apa yang ditanam akan dituai dan kebaikan akan kembali kepada orang yang menanamnya.
“Walaupun kebaikan kita tidak dibalas dengan baik, tetaplah berbuat baik. Karena itu urusan kita dengan Tuhan,” pesannya.
Dari sepiring nasi dan meja makan sederhana di Kantor DPC GRIB Jaya Kota Medan, sebuah pesan besar kembali diingatkan: kemanusiaan tidak mengenal sekat, dan kebaikan selalu menemukan jalannya untuk kembali.
Ringkas judul agar lebih tajam
Hilangkan kutipan yang belum terverifikasi.(AVID)





































