Aceh Tenggara — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Empat Lima, Senin, 17 Agustus 2026, berlangsung meriah. Perayaan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan 20 tahun berdirinya Desa Empat Lima.
Antusiasme warga terlihat dalam berbagai perlombaan yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Suasana perayaan dipenuhi semangat kebersamaan dan kegembiraan warga dalam menyambut hari kemerdekaan.

Ketua Panitia, Zabarnur, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan yang digelar setiap tahun dalam rangka memperingati kemerdekaan. Menurut dia, kegiatan itu juga menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Desa Empat Lima.
“Acara ini bukan hanya sekadar lomba setiap tahun. Ini juga bentuk hiburan bagi masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Zabarnur.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Empat Lima, Saiful Amri, mengingatkan masyarakat agar kemeriahan perayaan tetap berjalan dalam koridor adat dan syariat Islam.
Ia mengatakan warga boleh menikmati hiburan dan mengikuti berbagai perlombaan dengan penuh semangat, namun tetap harus menjaga norma-norma adat serta nilai-nilai syariat Islam. “Kita tinggal di Aceh yang menerapkan syariat Islam. Karena itu, kemeriahan harus tetap menjaga norma adat dan syariat,” kata Saiful.

Saiful juga menjelaskan, kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan di Desa Empat Lima dilaksanakan setiap tahun tanpa memungut biaya dari masyarakat.
Menurut dia, pembiayaan kegiatan telah dimasukkan dalam anggaran dana desa berdasarkan kesepakatan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Perayaan HUT RI ke-81 sekaligus hari jadi Desa Empat Lima ke-20 itu menjadi momentum bagi warga untuk merawat kebersamaan, mengenang perjalanan desa selama dua dekade, serta menyambut masa depan dengan semangat gotong royong.
Merdeka! Desa Empat Lima Jaya.
(Syafri selian)





































