Pakpak Bharat, Nasionaldetik.com
– Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah Minggu di Gereja GKPPD Salak Kota, Desa Salak, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (15/3/2026). Sekitar 300 jemaat hadir mengikuti ibadah dengan penuh kekhusyukan. Di saat jemaat berdoa dan memuji Tuhan, Babinsa Koramil 07/Salak Kodim 0206/Dairi, Serda Julianto Manik, tampak berjaga memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Ien Sinamo, S.Th, yang menyampaikan khotbah dari Efesus 5 ayat 9 dengan tema “Hidup sebagai Anak-anak Terang.” Dalam pesannya, jemaat diajak untuk menjalani kehidupan yang mencerminkan kebaikan, kebenaran, dan kejujuran, serta menjadi terang bagi sesama dalam kehidupan bermasyarakat.
Sejak sebelum ibadah dimulai hingga selesai, Serda Julianto Manik melaksanakan pengamanan preventif dengan memantau situasi di sekitar gereja. Ia juga membantu mengatur arus lalu lintas serta parkir kendaraan jemaat yang tercatat sekitar 15 unit mobil (R4) dan 40 unit sepeda motor (R2), sehingga aktivitas ibadah berlangsung tertib tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.
Selain pengamanan, Babinsa juga melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan pengurus gereja dan sejumlah jemaat. Melalui dialog yang hangat, Babinsa menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan mempererat hubungan dengan warga di wilayah binaan.
Secara terpisah, Danramil 07/Salak Kapten Inf A. F. Sagala mengatakan bahwa pengamanan ibadah Minggu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Babinsa di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian TNI dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjalankan ibadah. “Ini bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI untuk memastikan kegiatan masyarakat, termasuk ibadah keagamaan, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian,” ujarnya.
Sumber: Prajurit Pena
(Nur Kennan Tarigan)





































