KUTACANE – Anggota DPRK Aceh Tenggara dari Fraksi PKS, Abi Hasan, menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntas program prioritas hasil Musrenbang Kecamatan Ketambe. Hal ini disampaikannya dalam Musrenbang RKPK Tahun 2027 di Kecamatan Ketambe yang berlangsung penuh semangat pada Senin (23/2/2026).
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, dan dihadiri oleh tamu spesial, Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman (Haji Uma), serta jajaran pejabat Eselon II dan III dan tokoh masyarakat setempat.

Mengingat Ketambe adalah salah satu wilayah yang dihantam banjir bandang paling parah pada akhir 2025 lalu, Abi Hasan menekankan bahwa Musrenbang tahun ini tidak boleh hanya menjadi formalitas atau sekadar “acara seremonial” tahunan.
“Ketambe terdampak sangat parah. Perencanaan hari ini harus menjadi jawaban nyata untuk perbaikan infrastruktur, pemulihan ekonomi, dan sistem mitigasi bencana yang lebih kuat,” tegas Abi Hasan di depan forum.
Dalam pemaparannya, Abi Hasan menggarisbawahi beberapa poin krusial yang harus segera ditangani:
– Infrastruktur Vital: Perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akibat banjir.
– Fasilitas Publik: Renovasi sarana pendidikan yang terdampak.
– Sektor Ekonomi: Pemulihan lahan pertanian untuk menjamin penghasilan warga.
Meski penuh semangat, politisi PKS ini tetap memberikan pandangan realistis mengenai kondisi keuangan daerah. Ia mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran menuntut adanya skala prioritas yang tajam.
Sebagai wakil rakyat, Abi Hasan memastikan bahwa suara masyarakat Ketambe tidak akan berhenti di level kecamatan saja. Ia berjanji akan menjadi garda terdepan saat pembahasan di Gedung DPRK Aceh Tenggara.
“Saya akan mengawal program prioritas ini hingga tingkat kabupaten. InsyaAllah, saya siap memperjuangkannya saat sidang anggaran agar apa yang kita sepakati hari ini benar-benar terealisasi menjadi program nyata,” pungkasnya.
Musrenbang ini diharapkan menjadi titik balik bagi Kecamatan Ketambe untuk bangkit lebih tangguh dan mempercepat pemulihan pasca-bencana demi kesejahteraan masyarakat Aceh Tenggara.
SF





































