Medan -Nasionaldetik.net
Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta membentuk karakter generasi muda, ratusan siswa SMK Negeri 4 Medan mengikuti kegiatan pelatihan mental dan disiplin yang dilaksanakan oleh personel Koramil 0201-02/MT. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 4 Medan yang beralamat di Jalan Sei Kera No. 105F, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.
Pelatihan dipimpin langsung oleh Serka R.M. Hutapea bersama lima orang personel Koramil 0201-02/MT, dengan materi utama Peraturan Baris Berbaris (PBB). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter generasi muda di wilayah binaan Koramil 0201-02/MT.
Melalui pelatihan PBB, para siswa dibekali nilai-nilai kedisiplinan, mental yang tangguh, rasa tanggung jawab, serta sikap kebersamaan dan kepemimpinan. Selain itu, siswa juga dilatih untuk patuh terhadap aturan, sigap dalam bertindak, dan mampu bekerja sama dalam satu komando.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Medan, Bapak Marta Yanjung, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Bapak Walid, para guru, serta seluruh siswa dan siswi peserta kegiatan. Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan tetap mengedepankan nilai-nilai edukatif.
Babinsa yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan PBB tidak hanya bertujuan melatih keterampilan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, memiliki mental yang kuat, serta siap menghadapi tantangan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Diharapkan nilai-nilai yang ditanamkan dapat diterapkan dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Di tempat terpisah, Danramil 0201-02/MT Kapten Inf Sugino menegaskan bahwa pembinaan mental dan disiplin bagi pelajar merupakan bagian dari peran TNI AD dalam mendukung dunia pendidikan.
” Pastinya tujuan ini untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki rasa cinta tanah air. Ia juga berharap sinergi antara TNI dan pihak sekolah dapat terus terjalin demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang positif dan berkualitas,” tutup Kapten Inf Sugino, jumat (23/01) siang.
(Fahmi/ Nur Kennan Tarigan)





































